fbpx
Karya Bangsa

Mengukur Kekuatan Militer Indonesia 2020

ENERGIBANGSA.ID–Salah satu alat keamanan dan pertahanan yang dimiliki Indonesia adalah tentara.  Tentara Nasional Indoensia (TNI)  terbagi menjadi Angkatan Darat (TNI AD), Angkatan Laut (TNI AL) dan Angkatan Udara (TNI AU).

Dari data Global Fire Power (GFP) 2020 mengenai kekuatan militer, Indonesia masuk urutan ke-16 dari 138 negara dengan indeks 0,2804 (dimana 40,0000 adalah indeks sempurna).

Kekuatan Indonesia

Indonesia memiliki penduduk sejumlah  262 juta serta 800 ribu personel militer yang terdiri atas 400 ribu tentara aktif dan 400 ribu tentara cadangan.

GFP mengatakan, Indonesia memiliki 462 pesawat, 41 di antaranya pesawat tempur, pesawat serang, 177 helikopter, 16 helikopter tempur, 54 pesawat pengangkut.

Untuk kekuatan darat, Indonesia memiliki 313 tank, 1.178 kendaraan tempur,153 artileri pertahanan diri, 366 senjata berat yang termasuk towerd artilleri, dan 36 unit rocket projectors.

Di laut, militer Indonesia memiliki 282 kapal yang di antaranya tujuh unit frigate, lima kapal selam, 156 kapal patroli, 10 mine warfare, 24 kapal korvet.

Dalam melakukan pemeringkatan, GFP juga memperhitungkan sumber daya manusia, sumber daya alam, dan geografi.

Angkatan darat Indonesia memiliki 315 tangker perang dan kendaraan berawak 1,3 ribu, artileri otomatis 141 dan 356 artileri manual, serta 36 proyektor misil.

Angkatan udara Indonesia memiliki 62 transportasi udara dengan 104 personel pelatihan, dan memiliki 192 helikopter, 8 diantaranya helikopter perang.

Angkatan laut Indonesia memiliki 8 frigate, 24 korvet, 5 kapal selam, 139 kapal patroli dan 11 pangkalan  perang.

Koppassus

Selain ketiga jenis TNI yang sudah disebutkan tadi,  Indonesia juga memiliki badan kemiliteran khusus yang disebut Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Melansir dari Wikipedia.com, Kopassus merupakan bagian dari Komando Utama (KOTAMA) tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat.

Kopassus memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror.

Tugas Kopassus Operasi Militer Perang (OMP) diantaranya Direct Action serangan langsung untuk menghancurkan logistik musuh, Combat SAR, Anti Teror, Advance Combat Intelligence (Operasi Inteligen Khusus).

Selain itu, Tugas Kopasus Operasi Militer Selain Perang (OMSP) diantaranya Humanitarian Asistensi (bantuan kemanusiaan), AIRSO (operasi anti insurjensi, separatisme dan pemberontakan), perbantuan terhadap kepolisian/pemerintah, SAR Khusus serta Pengamanan VVIP.

Prajurit Kopassus dapat mudah dikenali dengan baret merah yang disandangnya, sehingga pasukan ini sering disebut sebagai pasukan baret merah. Kopassus memiliki moto “Berani, Benar, Berhasil”. (Ara/ EB)

Related Articles

Back to top button