fbpx
Nasional

Menguak Cerita Dibalik Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober

Oleh: Annisaa Wahyu Utari, Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro

ENERGIBANGSA.ID — 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila bagi seluruh warga Indonesia di setiap tahunnya. Perlu diketahui, terdapat dua hari besar berkaitan dengan Pancasila, yakni Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni dan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober.

Pancasila menjadi Dasar Negara Indonesia yang terdiri dari lima sila yang dirumuskan oleh Ir. Soekarno yang bertujuan sebagai pedoman hidup masyarakat Indonesia.

Beberapa masyarakat mungkin masih mempertanyakan mengapa 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Apa yang menjadi sumber hal itu?

Berawal dari Peristiwa G30S

Pada 30 September 1965, sebuah peristiwa besar terjadi yang menggemparkan dan menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Peristiwa Gerakan 30 september (G30S).

Indonesia dipenuhi isu tentang adanya pihak-pihak yang memiliki tujuan khusus. Partai Komunis Indonesia (PKI) dikabarkan ingin mengubah pokok Pancasila menjadi ideologi Komunis.

PKI melakukukan pemberontakan dan juga upaya perebutan kekuasaan. Beberapa perwira Angkatan Darat dan sejumlah orang dibunuh oleh oknum dimana pemerintah menggambarkannya sebagai suatu upaya kudeta atau perebutan kekuasaan.

Namun, usaha PKI untuk mengganti ideologi Pancasila tidak berhasil. Inilah yang menjadi sebab Pancasila dianggap sebagai hal yang sakral dan sakti.

Pancasila dianggap sebagai paham yang paten yang tidak bisa diubah oleh pihak PKI pada saat itu. Peristiwa inilah yang mendasari 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Pengibaran Bendera

Untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila, sebagai warga Negara Indonesia wajib hukumnya mengibarkan bendera setiap 1 Oktober.

Sebenarnya, pengibaran bendera setengah tiang dilakukan sejak tanggal 30 September sebagai penghormatan kepada pahlawan yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Sedangkan pada 1 Oktober pengibaran bendera secara penuh.

Hingga saat ini juga terus dilakukan upacara bendera di Monumen Pancasila Sakti yang berlokasi di Lubang Buaya.

Hari Kesaktian Pancasila dijadikan sebagai momentum perdamaian di Indonesia dan sebagai bentuk kebanggan dan penghormatan atas ideologi negara dan pahlawan Negara Indonesia. (*)

Related Articles

Back to top button