fbpx
Ragam Bangsa

Mengenang Hotel Jansen, Hotel Termegah di Semarang di Zaman Kompeni

ENERGIBANGSA.ID—Kawasan Kota Lama Semarang memang khas dengan ‘aroma’ bangunan bergaya Eropa.

Tak dipungkiri, bangunan bergaya Eropa yang masih megah hingga saat ini antara lain Gereja Blendhuk, Gedung Jiwasraya, Gedung Oudetrap, Gedung Marba, dan lainnya.

Lalu, ada spot yang menarik perhatian, yakni “Hotel Jansen”.

Sejarah panjang kolonial

Melansir ayosemarang.com, Sabtu (6/3/2021), Hotel Jansen memiliki sejarah yang tak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang Kota Semarang.

Ahli Cagar Budaya Kota Semarang, Tjahjono Raharjo mengatakan, di tahun pertengahan 1940-an Hotel Jansen merupakan Hotel termegah di Semarang.

Disebut hotel termegah lantaran memiliki sejumlah fasilitas yang dianggap mewah saat itu.

“Hotel Jansen dilengkapi fasilitas berbagai ukuran ruang kamar, ada beberapa ruang pertemuan untuk acara rapat, lobi hingga sebuah kolam renang.

Bangunannya berlantai dua, jadi sangat megah dan mewah saat itu,” ujarnya, Sabtu (6/3/2021). 

Karena kemegahannya, Hotel Jansen di masa kejayaannya pernah disinggahi sejumlah tokoh penting. Mulai kalangan Bangsawan hingga tokoh politik. 

Tjahjono saat ini hanya bisa bercerita tentang kejayaan Hotel Jansen saja, mengingat bangunan Hotel Jansen sendiri sudah dirobohkan di tahun 1953 silam.

Dirobohkan pada 1953

“Hotel Jansen dirobohkan pada 1953. Bahkan, mayoritas benda berharga di Hotel Jansen dijarah sampai tak tersisa lagi. Mungkin tinggal tembok bertuliskan Hotel Jansen saja,” imbuhnya.

Menurut ceritanya, Hotel Jansen pernah menjadi tempat menginap, seorang perempuan bernama Gertrude Margaret Zelle, dikenal dengan nama samaran Mata Hari yang dituduh jadi mata mata ganda atau spionase saat Perang Dunia I.

“Dia oleh Perancis dan Jerman dahulu dituduh mata mata. Lantaran Margaret sering berhubungan dengan perwira tinggi Perancis dan Jerman. Hanya saja tuduhan sebagai mata-mata sampai sekarang masih tanda tanya,” ucapnya.

Sementara itu, seorang warga sekitar Kota Lama bernama Fitri mengaku pernah mendengar cerita soal Hotel Jansen.

Menurutnya, Hotel Jansen setelah dirobohkan telah beralih fungsi.

“Hotelnya sudah nggak ada. sudah lama mas. Tinggal tembok yang ada namanya Hotel Jansen itu saja. Kalau kapan dirobohkan, saya nggak tau kapan dirobohkannya,”ungkapnya. (*)

Related Articles

Back to top button