nujek
BusinessTech

Mengenal NUjek, Transportasi Online Buatan Santi NU

0

ENERGIBANGSA.ID – Aplikasi transportasi online kini semakin menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat, terutama di wilayah perkotaan.

Fenomena tersebut tidak terlepas dari agresifnya dua perusahaan transportasi online terbesar di negeri ini yakni Gojek dan Grab yang saling bersaing satu sama lain memanjakan konsumen.

Namun, persaingan diantara kedua perusahaan raksasa ojek online tersebut justru menunjukkan potensi bisnis transportasi online beserta fitur-fitur lain yang mengikutinya masih terbuka lebar.

Berkat HIPSI

Inilah yang membuat Imam Syafii bersama dua orang temannya yakni Moch Ghozali, Chief Executive Officer Nujek dan Umayya, Chief Technology Officer Nujek, mendirikan start up transportasi online bernama Nusantara Ojek alias Nujek, untuk mengangkat derajat ekonomi bagi para pengguna, baik itu mitra pengemudi maupun  bagi konsumen.

“Ide tersebut muncul saat ikut short course di University of South Wales Sydney Australia pada November 2017 yang diselenggarakan Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI),” tutur pria yang menjabat sebagai Chief Operation Officer itu.

Penetrasi Cepat

Jika dihitung, pada Februari 2020 usia NUjek baru genap satu tahun ini, namun penetrasi pasar yang dicapai NUjek relatif cepat. Tercatat sudah ada 50.000 user yang mendownload aplikasi, dan untuk aplikasi Mitra NUjek ada 10.000 orang yang mendowload.

Namun secara riil, rinciannya, untuk NU Ride (motor) sudah ada 430 pendaftar, sedangkan NU Taxi (mobil) ada 100 driver. Angka tersebut dinilai cukup bagus karena mengingat usia StartUp ini baru satu tahun.

Sebaran Wilayah

Saat ini NUjek sudah tersedia di  sejumlah daerah seperti Jakarta, Surabaya, Malang, Madiun, Situbondo, Lumajang, Sidoarjo, Jombang, Gresik, Banyumas, juga Batam hingga Pontianak.

Promo KartaNU dan Anggota Banser

Tak lama lagi, aplikasi ini sudah bisa berjalan di Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur serta Sulawesi Selatan. Apakah sobat energi berminat menjadi mitra NUjek ?

Chairul Jamil, Kepala NUjek Cabang Malang mengajak para anggota banser untuk ikut serta memberdayakan ekonomi nasional melalui NUjek.

“Ini karya santri. Jargon kita Dari Santri Untuk NegeriBerdayakan Ekonomi Umat dengan mengusung tagline #JujurHemat. Semua driver kita wajib muslim karena memang kita ingin mengangkat ekonomi umat, terutama kalangan santri,” ujarnya.

Calon pendaftar driver NUJEK diwajibkan melampirkan beberapa persyaratan dasar. Seperti SKCK, SIM, KTP, STNK, dan KK. Khusus santri dan warga NU, ada treatment tersendiri dengan menunjukkan Kartanu atau Kartu Anggota Banser.

“Laki-laki atau perempuan, boleh daftar. Yang daftar saat ini gak hanya santri, banyak kalangan non-santri atau masyarakat umum yang juga daftar. Gak masalah, asalkan muslim,” jelasnya.

Jamil membeberkan keutamaan bergabung dengan layanan NUJEK ini. Pengguna bisa berlangganan dengan driver favorit. Layanan ini kata dia tidak ada di Gojek maupun Grab, karena sistem mereka acak.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Dinsos Semarang Sukses Bekuk Pria Pornoaksi dan Suka Palak Warga Pendrikan Kidul

Previous article

Guru Bukan Begal Motor!

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Business