BUDAYA

Mengenal Kepercayaan Wangsa Bonokeling

ENERGIBANGSA.ID – Wangsa Bonokeling merupakan sebuah aliran kepercayaan yang dianut warga sekitar Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah.

Kepercayaan ini sudah ada sejak zaman nenek moyang ratusan tahun silam, namun masih dilestarikan hingga saat ini.

Kata “Wangsa” memiliki arti keturunan dari suatu kekuasaan pemerintahan yang dipegang oleh satu garis keturunan kerajaan.

Sedangkan kata “Bonokeling” diambil dari nama seorang Kyai bernama Kyai Bonokeling yang dianggap leluhur masyarakat Bonokeling.

Foto : Infobudaya

Kyai Bonokeling dikenal sebagai sosok spiritual Kejawen di masa lampau yang mengajarkan lima ajaran tentang kehidupan, yakni :

  1. Monembah, yang berarti sebagai manusia dianjurkan beribadah dan menyembah kepada Tuhan sesuai keyakinan masing-masing;
  2. Moguru, yaitu patuh terhadap perintah orangtua;
  3. Mongabdi, yang berarti saling menghargai dan menjalin hubungan antarsesama manusia;
  4. Makaryo yang berarti bekerja. Tanpa bekerja, manusia tak bisa mendapat kan penghasilan yang dapat menunjang kehidupannya di dunia;
  5. Manages manunggaling kawula Gusti, yang artinya hubungan manusia dengan Tuhan tidak melalui perantara apa pun;

Dalam keyakinan Bonokeling, setiap orang yang lahir di muka bumi adalah titipan Tuhan.

Oleh karena itu, interaksi manusia dengan Tuhannya bersifat langsung tanpa perantara.

Wangsa Bonokeling juga mempunyai tradisi yang dikenal dengan nama unggahan unggahan, yaitu berkunjung ke makam leluhur dengan membawa hasil panen dengan berjalan kaki sejauh 40 km sebagai perwujudan rasa syukur dan bhakti.

Ritual ini biasanya dilakukan pada pagi hari saat matahari baru muncul, dengan mulai yang diawali dengan melakukan caos bekti atau salam penghormatan pada para tokoh pemangku yang paling dihormati dalam rumah adat Pasemuan.

Ini dimulai dari Desa Adiraja, di Kabupaten Cilacap dan kemudian berjalan kaki menuju Desa Pekuncen yang ada di wilayah Kabupaten Banyumas dimana makam Kyai Bonokeling berada.

Related Articles

Back to top button