fbpx
Bincang-BincangInspirasi Bangsa

Begini Sosok Briptu Sefin, Polwan Cantik yang “Wow”!

ENERGIBANGSA.ID – Briptu Sefin baru-baru  ini tengah menjadi perbincangan hangat dikalangan warganet.

Ia kerap mengunggah foto OOTD di akun Instagramnya @sefinnnn. Saat ini, Briptu Sefin memiliki lebih dari 66 ribu pengikut karena kecantikan serta kisahnya yang inspiratif.

Kepopuleran Sefin  di Instagram  membuat warganet penasaran dengan kehidupan pribadinya. Ia pun membuka sesi tanya jawab untuk para pengikutnya di Instagram.

Dalam sesi tanya jawab itu, Sefin mengungkap sosok ayahnya. Ia menyebutkan jika ayahnya seorang petani dan juga kepala desa.

Profil

Sefin Anggi Riyantika, SH  atau sering dipanggil Briptu Sefin mengaku mengetahui kisahnya menjadi viral dari teman-temannya.

Melansir dari wolipop.detik.com, Jumat (5/3/2021) wanita berusia  25 tahun itu mengungkap perjalanan kariernya menjadi polwan, sebelum itu dia sempat tertarik kuliah jurusan teknik sipil.

“Waktu SMA daftar SNMPTN dan diterima di teknik sipil UNDIP semarang, tapi daftar polwan juga, jadi keterima semua akhirnya pilih polwan karena mikirnya kalau sudah kerja kan bisa bayar kuliah sendiri,” ungkapnya

.

Pada 2014, Sefin dilantik sebagai polisi wanita. Dia bertugas di satuan intel dari tahun 2015-2016.

Kemudian pada 2016 bertugas di Satlantas. Kini Briptu Sefin bertugas di Satreskrim Polres Grobogan, Jawa Tengah.

Briptu Sefin mengatakan jika ada acara di Polda, dia sering dipanggil untuk mendampingi Kapolda sebagai penerjemah bahasa Inggris.

Selain pendidikan kepolisian, dia juga menyelesaikan pendidikan S1 Hukum di Universitas 17 Agustus, Semarang.

Kini, dia sedang sibuk melanjutkan studi S2 di Universitas Sultan Agung Semarang, Jawa Tengah.

Anak Seorang Petani

Briptu Sefin tidak ragu mengungkap jika ayahnya adalah seorang kepala desa dan aktif sebagai petani.

“Ayah kepala desa, aktif bertani. Disiplin memang dari kecil sudah ditanamkan. Ayah full bertani, nanam jagung manis, padi dan bawang merah. Ibu seorang bidan dan bekerja di puskesmas,” ujarnya.

Pilihan Sefin untuk menjadi polwan mendapatkan dukungan dari kedua orangtuanya. Sejak kecil, Sefin sudah dididik menjadi wanita mandiri dan kuat.

“Kebetulan orangtua pengen saya daftar polwan jadi didukung. Dukanya ya dulu waktu pendaftaran kan jaraknya dari rumah sekitar 2 jam. Jadi sering tidur di kost-an sepupu. Tapi orangtua berpesan harus berdiri di atas kaki sendiri, jangan pernah merepotkan orang. Jadi sudah tertanam untuk mandiri dari kecil,” imbuhnya.

Bagi kamu yang ingin mengikuti jejaknya menjadi polwan, Sefin menyarankan agar kamu teruslah bermimpi dan berusaha untuk mewujudkannya.

“Dream big. Because if you dont have big dreams, you’ll end up working really hard for someone who does,” tutupnya.

(Ara/ EB)

Related Articles

Back to top button