mardigu wowiek
bossman sontoloyo (doc hendroprasetyo.com)
News

Mengenal Bossman Mardigu, Pencipta Uang Digital Pertama di Indonesia

0

ENERGIBANGSA.ID – Sudah bukan rahasia lagi, bahwa nama pengusaha asal Bandung Mardigu Wowiek Prasantyo jadi perbincangan di dunia cryptocurrency dan blockchain technology, dan kini semakin tenar di dunia bisnis secara umum.

Mardigu Wowiek melahirkan Cyronium yang bisa jadi merupakan cryptocurrency pertama Indonesia. Di tengah peringatan keras dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, belum ada pengusaha ataupun start up company Indonesia yang terang-terangan menerbitkan uang digital.

Namun siapa sebenarnya Mardigu Wowiek? Mungkin pertanyaan ini masih ada di benak kita.

Dikutip dari iphincow.com Mardigu Wowiek Prasantyo atau yang sering dikenal dengan sebutan Mardigu WP adalah seorang pengusaha yang telah 25 tahun menjalankan bisnisnya, khususnya dalam bidang minyak bumi dan gas alam. Mardigu Wowiek Prasantyo juga mengembangkan bisnisnya ke usaha properti dan teknologi, khususnya bioteknologi lingkungan.

Memiliki kantor pusat yang berlokasi di Singapura, ia memiliki 16 perusahaan di Indonesia serta beberapa usaha di Chennai – India, serta Amerika Serikat. Usaha minoritasnya yang lain menggunakan trust fund sebagai portofolionya.

mardigu womiek

Pengusaha licin ini tidak pernah memakai jasa pejabat dan politikus. Namanya lebih dikenal di negeri jauh, tetapi saat ini usaha terbesarnya ada di Indonesia.

Perusahaan utamanya yaitu Empora Gaharu, yang berdiri sejak 2012, hasil kerjasama dengan Titis Sampurna. Meski baru 5 tahun berdiri, Empora telah berhasil menyasar segmen pasar dengan konsep yang unik dalam mengembangkan ekspansinya, berkat dukungan SDM dan partner yang tepat.

Empora menaungi antara lain Arra Lembah Pinus Hotel Ciloto; Arra Amandaru Hotel Cepu, Cepu Oil Centre Cepu, Area 247 Ketapang Banyuwangi, Kraton Village Pasuruan, serta Arra Lembah Sarimas Hotel Ciater.

Jangan tanya berapa nilai aset yang dia miliki hingga saat ini. Coba tanya berapa utang beban usaha yang dikelolanya saat ini. Jangan tanya apa yang telah dia bangun dalam bisnis. Silakan tanya apa yang dia inginkan ke depannya untuk Indonesia.

Asetnya memang terbilang triliunan, tetapi utangnya pun tak kalah banyak. Karena caranya berbisnis yang di luar kebiasaan para pengusaha lain pada umumnya, dia pun dipanggil “Bossman Sontoloyo” oleh para sahabatnya.

Selain itu, Mardigu Wowiek juga menulis buku dan dijual dengan harga cukup mahal, antara lain: Sadar Kaya, Tajir Melintir, Trance, Mana NKRI-mu bung?, Pengusaha Nggak Ada Matinya, They Named Him Sontoloyo, Jangan Pernah Berkata Saya Tidak Pernah Memperingatkan Anda, dan Tata Titi Titis.

Bermula dari Pengamat Teroris?

Uniknya, berdasarkan pantauan kami dari CNBC Indonesia, Mardigu bukanlah orang asing bagi awak media, atau dengan kata lain Mardigu Wowiek sudah sering menjadi narasumber.

Namun Anehnya, Mardigu sebelumnya lebih dikenal sebagai Pengamat Terorisme, dibandingkan dengan praktisi cryptocurrency.

Sebagai Pengamat Terorisme, nama Mardigu telah beredar di media massa sejak 2009-2010 silam. Pengamat Terorisme ini biasa menjadi narasumber bukan hanya untuk menganalisasi gerakan teroris, tetapi juga mencari petunjuk hal-hal yang masih belum jelas dalam satu kasus terorisme.

Lho kok terorisme? Ya wajar saja banyak media yang percaya Mardigu sebagai pengamat terorisme, karena dalam sebuah talk show pada 2010, Mardigu mengaku pernah mewawancarai ratusan teroris dan eks teroris.

“Sudah 437 teroris yang saya interview oleh saya sendiri, jadi saya tahu karena mereka yang cerita sama saya,” kata Mardigu seperti dikutip dari Detik.com pada 26 September 2010.

Interview tersebut dilakukan dalam kapasitas Mardigu sebagai ahli Hipnoterapis, sebuah terapi mental , pikiran dan emosi serta perilaku yang dilakukan dalam keadaan hipnotis. Jadi sudah ada dua title dari Mardigu yang dikenal media dan masayarakat ahli hipnoterapi dan pengamat terorisme.

Nah, selain dua title tersebut, Mardigu juga aktif sebagai motivator bisnis melalui program Millionaire Mindset Bootcamp yang memiliki situs Millionairecamp.id. Dalam situs tersebut, Mardigu disebut sebagai Triliuner yang memiliki berbagai perusahaan di bidang minyak dan gas. Pendapatan Mardigu di bisnis ini diklaim mencapai US$200 juta.

Mardigu juga mengenalkan dirinya sebagai seorang filantropi dengan program Rumah Yatim Indonesia yang memiliki 10.000 santri. Dia juga sudah menerbitkan beberapa buku yang sebagian adalah tentang bisnis dan motivasi, seperti Sadar Kaya, Tajir Melintir dan Jangan Pernah Berkata Saya Tidak Penah Memperingatkan Anda

Dari berbagai title di atas, Mardigu menambah lagi dengan menjadi praktisi cryptocurrency dengan Cyronium. Namun, BI dan OJK masih enggan untuk memberikan izin bagi seluruh cryptocurrency di Indonesia karena berbagai alasan.

Lalu apakah kita lantas harus insecure dengan Mardigu Wowiek? tidak. Namun tidak ada salahnya untuk berhati-hati dalam bertransaksi ataupun investasi cryptocurrency, karena produk ini memiliki risiko tinggi.

Namun meski begitu, Mardigu Wowiek memiliki peran penting dalam membuka mindset para masyarakat Indonesia untuk berfikiran terbuka. Bukanm begitu, sobat energi ?

sumber : CNBCindonesia, Detik.com

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Menjaga Etika dalam Pembelajaran Online

Previous article

Menyudahi Perdebatan “Mudik”

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in News