fbpx
Olahraga

Menengok Kisah Cinta dan Benci Messi-Guardiola

ENERGIBANGSA.ID (Semarang)—Meninggalkan Barcelona dan berlabuh ke Manchester City, Lionel Messi akan kembali bereuni dengan Pep Guardiola, sang mantan manajer yang kini menukangi raksasa Inggris tersebut.

Kerjasama yang sempat dilakukan oleh Messi dan Guardiola di Barcelona pada tahun 2008-2012 terbilang cukup sukses. Guardiola dinilai tahu cara memaksimalkan potensi  yang dimiliki Messi.

Bahkan, ‘duet’ antara Messi dan Guardiola mampu mempersembahkan 14 trofi selama 4 musim di Barcelona.

Dibawah asuhan Guardiola pula, Messi meraih 3 gelar Ballon d’Or, dua kali Golden Boots Eropa, dan dua kali top skor Liga Spanyol. Mereka berdua begitu menakutkan.

Meski begitu, hubungan keduanya tak selalu mulus. Mereka berdua juga manusia biasa, yang kadang saling mencintai dan juga kadang saling membenci.

Saat Guardiola melakukan pesta perpisahan di tahun 2012 misalnya, Messi ternyata tidak hadir. Padahal seluruh pemain senior Barcelona datang yakni Carles Puyol, Xavi, Andres Iniesta, Victor Valdes, Cesc Fabregas, Sergio Busquets, dan Pedro.

Messi mengaku ke media beberapa hari setelahnya, dia tidak bisa mengontrol perasaannya dan ingin menjauhi dari media.

Apakah Messi benar-benar merasa kehilangan Guardiola, atau sebaliknya Messi sudah tidak suka dengannya?

Sebab sebelum cabut dari Barcelona, Guardiola bilang ‘saya meninggalkan klub sebelum ada yang terluka’. Entah apakah itu menunjuk kepada Messi?

Tarik mundur ke belakang, tahun 2010, Lionel Messi pernah tidak setuju dengan Guardiola kala merekrut Zlatan Ibrahimovic. Entah mengapa Messi tak suka, mungkin Ibra bisa mengalahkan popularitasnya?

Tahun 2012, Lionel Messi kerap dicadangkan oleh Pep Guardiola. Padahal Messi baik-baik saja, tapi Guardiola berdalih kalau dia ingin mengistrahatkan ‘Si Kutu’ karena bermain untuk timnasnya di jeda internasional.

Messi pun sempat beberapa kali tidak setuju dengan keputusan Guardiola memainkan Cristian Tello dan Isaac Cuenca dalam pertandingan krusial masing-masing melawan Real Madrid dan Chelsea. Itu saat menjelang akhir musim 2011/2012.

Ketika Guardiola meninggalkan Barcelona pada 2012, Guardiola dan Messi disebut tidak saling berbicara lagi.”Saya belum ngobrol dengan Pep sejak dia pergi,” kata Messi pada tahun 2015 dilansir dari detik.com.

Namun berjalannya waktu, kedua insan tersebut pun tampak baik-baik saja. Lionel Messi suka memuji Guardiola tampil hebat bersama Bayern Munich dan Manchester City.

Guardiola pun tak segan memuji Messi. Jika ditanya oleh wartawan tentang Messi yang memenangi suatu gelar atau cetak rekor, dia selalu menyanjungnya setinggi langit.

Dan kini, keduanya diisukan sedang menjalin kedekatan yang lebih intem dan intens lagi. Seperti halnya beberapa saat yang lalu, Pemain pemenang lima kali Ballon d’or itu yang sudah tak betah di Barcelona sempat ‘Curhat” kepada Guardiola melalui sambungan telepon.

La pulga mengungkapkan bahwa keinginannya untuk kembali merengkuh gelar juara di kompetensi bergensi bersama dirinya. Tidak hanya itu, pemain berpaspor Argentina itu juga ingin kembali memenangkan Ballon d’or dan penghargaan individual seperti dulu bersamanya

Curhatan itu pun disambut baik oleh Guardiola. Diketahui beberapa hari yang lalu ia menyepatkan diri ke Barcelona dengan maksud hati untuk bertemu Messi secara langsung.

Pertemuan itu apa sekedar melepas rindu antara dua orang yang pernah bekerja sama? Atau dalam pertemuan itu ada sebuah negosiasi pribadi antara Messi dengan Guardiola agar bisa reuni kembali di Manchester City?.

Entalah kemungkinan-kemungkinan itu bisa saja terjadi. Terlebih saat ini posisi keduanya sama-sama saling membutuhkan. Messi membutuhkan tim baru untuk merengkuh banyak penghargaan bergensi lagi dan itu bisa didapatkan dengan bergabung bersama Manchester City.

Sedangkan Guardiola membutuhkan tambahan tenaga untuk mengarungi musim baru Liga Inggris, dan Messi pun disebut-sebut menjadi pilihan tepat untuk itu. (dhanti/EB)

Related Articles

Back to top button