Inspirasi Bangsa

Meira Anastasya, Mengubah Insecure Jadi Bersyukur

ENERGIBANGSA.ID – Hidup di era media sosial yang serba mudah menemukan informasi apapun dari orang lain membuat kita bisa menjadi sasaran nyinyir atau dibanding-bandingkan. Pengalaman di dunia maya yang meninggalkan luka itu dialami oleh Meira Anastasia isteri Ernest Prakasa.

Respon netizen di kolom komentar yang tidak bisa kita kendalikan terkadang ada hal negatif yang kurang di sadari jika ucapannya membuat penerima kepikiran hingga sakit hati.
“Ternyata, orang cakep belum tentu istrinya cantik!”
Komentar itu yang membuat Meira merasa ada sesuatu hal yang salah dari cara pandang orang lain terhadap dirinya. Nyinyir netizen itu pula yang menggugah Meira membuat buku I’mperfect. A Journey to Self-Acceptance untuk menyampaikan pesan kepada semua orang yang mengalami hal yang sama dengannya.


Meira Anastasia dalam bukunya, I’mperfect membagikan kisah dan pengalamannya tentang bahagia menjadi diri sendiri. Meira bercerita untuk lebih menghargai diri sendiri, menerima diri sendiri apa adanya, tidak meratapi kelemahan atau kekurangan, berusaha mengoptimalkan berbagai hal baik untuk kebahagiaan diri sendiri dan juga orang tercinta.


Buku I’mperfect yang Meira tulis merupakan bentuk pengalaman sedih yang dia alami yang kemudian berusaha bangkit menguatkan diri dengan menciptaan kebahagiaan sesuai dengan versinya.
“Daripada terlalu fokus pada kesempurnaan orang lain yang sering kita lihat, mendingan kita fokus untuk menjadi sempurna bagi diri kita sendiri.” (I’mperfect, hlm. 129)


Di dalam buku I’mperfect Meira juga banyak memberikan kutipan jika semua hal seharusnya dipandang dari sisi positif, karena cara pandang positif juga mempengaruhi kepribadian seseorang memberikan timbal balik positif juga. Berawal dari bukunya I’mperfect ini juga akan tayang Filmnya Desember nanti lho.. pasti kalian bisa lebih memaknai.


Sobat Energi, Pernah nggak merasa sangat tersinggung dan sakit hati dengan sebuah komentar di Instagram? Pernah nggak merasa sebel dengan nyinyiran orang di sekitar soal bentuk tubuh? Atau pernah nggak merasa nggak percaya diri dengan diri sendiri setiap kali bercermin?
Bahagia itu bukan untuk memenuhi permintaan orang lain harus bagaimana, tetapi kebahagiaan yang sebenarnya itu yang membuat diri sendiri nyaman dengan keadaan yang kita ciptakan. Yuk jadi happy virus yang menginfeksi semua orang!

Related Articles

Back to top button