fbpx
Kabar Daerah

Mau Berlibur ke Karimunjawa? Kantongi Tes Rapid Antigen Dulu Lur…

JEPARA, energibangsa.id – Wisatawan yang akan berlibur ke Pulau Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Jepara diwajibkan untuk menjalani tes rapid antigen. Hal ini dilakukan untuk memastikan wisatawan yang berkunjung bebas dari Covid-19.

Dilansir dari Antara, Jumat (25/12), tes rapid antigen ini memang diwajibkan untuk wisatawan. Namun bagi warga Karimunjawa yang ingin mengikuti tes rapid antigen tak akan dikenakan biaya.

Kabid Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara, Suroto mengatakan, kali ini untuk hasil yang lebih akurat untuk mendeteksi ada tidaknya penyakit maka menggunakan tes rapid antigen.

Maka dari itu untuk mencegah penyebaran virus, penumpang yang akan menyebrang ke Karimunjawa diwajibkan membawa surat bebas Covid-19.

Data terkahir yaitu pada Jumat (25/12), jumlah penumpang yang diberangkatkan ke Karimunjawa dengan Kapal Bahari Express sebanyak 248 penumpang.

Sebelumnya, Karimunjawa sudah ditutup untuk wisata sejak 17 Maret 2020 karena dikhawatirkan terjadi penularan Covid-19. Selanjutnya, semenjak tanggal 16 Oktober 2020 wisata ini sudah dibuka untuk umum namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerapan protokol kesehatan

Masyarakat setempat sudah siap akan penerapan protokol kesehatan dan juga telah melakukan simulasi pembukaan tempat wisata. Tak hanya itu, pihaknya juga telah memberikan edukasi kepada masyaarakat untuk bisa mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Maka dari itulah, alasan wisata Karimunjawa diperbolehkan untuk dibuka kembali. Karena selama pandemi ini, seluruh sektor pariwisata mengalami kelesuan sehingga dibutuhkan upaya yang lebih untuk bisa membuka lagi sektor pariwisata.

Salah satu cara yang bisa digunakan yaitu dengan tetap membuka wisata tersebut namun dengan penerapan ptotokol kesehatan yang ketat. Langkah ini diambil oleh pihak pengelola Karimunjawa dengan mewajibkan wisatawan mengantongi surat bebas Covid-19.

Jika wisatawan diwajibkan tes rapid antigen, masyarakat disana juga selama ini telah mematuhi protokol kesehatan yang dapat dibilang cukup disiplin. Maka dari itu dibutuhkan sinergitas dari berbagai pihak agar wisata Karimunjawa tetap berjalan di tengah pandemi. (*)

Related Articles

Back to top button