fbpx
Sosial & Budaya

Masyarakat Suku Baduy Hebat! Tak Ada yang Terkena Corona, Begini Alasannya

ENERGIBANGSA.ID–Masyarakat Kanekes atau Orang Baduy/Badui merupakan kelompok etnis masyarakat adat suku Banten di wilayah Kabupaten Lebak, Banten.

Dengan rata-rata jumlah populasi 26.000 orang, nyatanya hingga sampai saat ini selama Indonesia mengalami pandemi virus Corona masyarakat Baduy justru tak ada yang terkonfirmasi terinfeksi Covid-19.

Masyarakat adat Baduy disebut bebas Covid-19 lantaran mereka merupakan salah satu suku yang terkenal sering mengisolasi diri dari dunia luar.

Patuh prokes

Tentunya, mereka senantiasa mematuhi protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan Covid-19. Dikabarkan pula, mereka patuh pada protokol kesehatan. Antara lain, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Masyarakat Baduy ‘manut’ sama Tetua adat setempat. Mereka tak keluar daerah yang menjadi wilayah penyebaran Covid-19 seperti wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bogor.

Aktivitas masyarakat Baduy sehari-hari lebih banyak di sekitaran rumah dan ladang untuk mengembangkan pertanian. Konon, otoritas kesehatan Lebak Banteng juga memberikan edukasi dan membagi masker.

Tak hanya itu, tim Dinas Kesehatan juga melakukan penyemprotan disinfektan. Lalu, mendirikan wastafel di sepanjang pintu gerbang memasuki kawasan permukiman Baduy.

Pemerintah juga mengeluarkan regulasi untuk para pengunjung agar mencuci tangan sebelum memasuki kawasan permukiman juga dilakukan.

Pulang kampung bagi yang merantau

Warga Baduy yang tengah merantau bahkan diminta untuk pulang. Sebelum masuk ke permukiman adat, mereka harus menjalani pengecekan kesehatan di Puskesmas setempat terlebih dahulu.

Masyarakat yang tinggal di permukiman Baduy dicap sebagai warga yang aman. Toh, penjagaan pintu masuk desa adat mereka juga diberlakukan penjagaan ketat. (*)

Related Articles

Back to top button