fbpx
Kabar Daerah

Mantabnya Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga, Siap Dilandasi Pesawat Jenis Turbo

PURBALINGGA, energibangsa.id— Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) Purbalingga siap didarati pesawat terbang dengan jenis mesin turbo-prop (propeller).

Dua maskapai tanah air pun telah menyatakan kesanggupannya untuk membuka jalur ke bandara baru tersebut.

Informasi tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Angkasa Pura 2, Muhammad Awaluddin, saat menemui Bupati Purbalingga di pringgitan rumah jabatan bupati, Sabtu (27/2/2021) lalu.

Kedua maskapai tersebut akan menyiapkan pesawat bermesin turbo-prop (propeller), seperti jenis ATR 72 atau ATR 42.

Jenis pesawat ini layak untuk runway JBS yang memiliki panjang 1.600 meter dan lebar 30 meter.

“Tadi pagi kebetulan saya sudah berkoordinasi dengan dirut Citilink, Pak Juliandra. Dan Pak Dirut Citilink memberikan informasi bahwa sangat mendukung untuk operasionalisasi penerbangan komersial di Purbalingga. Dua maskapai yakni City link dan Wings Air cukup aktif di jenis pesawat ATR 72 dan 42,” tambahnya.

Siap beroperasi 22 April

Pihaknya pun telah memantau langsung kemajuan persiapan bandara JBS yang akan beroperasi secara komersial pada 22 April mendatang.

“Hal-hal yang kami sampaikan kepada bupati, beberapa kesiapan. Untuk airsite operation sudah siap 100 persen. Jadi runway (landasan pacu) sudah selesai 100 persen. Appron (pelataran parkir pesawat) sudah selesai 100 persen,” katanya.

Angkasa Pura, lanjutnya, akan menurunkan personil pada 15 Maret 2021 atau 30 hari sebelum beroperasinya bandara JBS.

Angkasa Pura juga sudah berkoordinasi dengan pihak Airnav untuk turut mendukung navigasi udara, yakni menyiapkan mobile tower sebagai pengganti ATC Utama.

Sementara itu, Direktur Kilang Internasional Pertamina, Rully Adi, mengungkapkan, PT Pertamina group menyatakan kesiapan dukungannya, terutama terkait dengan ketersediaan bahan bakar pesawat (avtur).

Rencananya, bahan bakar pesawat untuk kebutuhan di bandara JBS akan diambil langsung dari Pertamina Cilacap yang memproduksi avtur cukup besar.

“Apapun kebutuhan untuk mendukung Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman akan kami support dan supply. Paling dekat (dari kilang) Cilacap. Produksi avtur di Cilacap sangat banyak jadi tidak perlu kuatir,” jelas Rully. (*)

Related Articles

Back to top button