fbpx
Kabar Daerah

Mantab! Wali Kota Salatiga Siap Divaksinasi Covid-19 Nih, Tak Perlu Takut Ya…

SALATIIGA, energibangsa.id – Wakil Wali Kota Salatiga, Yulianto, siap untuk divaksin covid-19 pada Februari 2021 nanti dan menjamin vaksin tersebut aman digunakan. Maka dari itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut vaksinasi dan tidak percaya berita hoaks.

Dilansir dari jatengprov.go.id, Kamis (21/1), Yulianto bisa mengatakan vaksin tersebut aman lantaran sudah terdapat izin Emergency Use Authorized (EUA) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Kemudian, vaksin ini juga mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Atas ajian dari dua Lembaga tersebut, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir lagi tentang keamanannya.

Yulianto yang siap untuk divaksin covid-19 juga telah mengikuti jalannya simulasi pelaksanaan vaksinasi covid-19 bersama Forkopimda. Simulasi ini dilakukan di Puskesmas Cebingan pada Kamis (21/1) lalu.

“Tidak perlu mendengar berita-berita hoaks, yakni jika vaksin ini bertujuan untuk melindungi kesehatan kita dan keluarga dari virus corona. Sudah ada statement dari MUI dan BPOM bahwa vaksin ini aman,” ujar Yulianto.

Simulasi vaksinasi

Simulasi ini menunjukkan proses pelaksanaan vaksinasi dimulai dari pengawalan distribusi, penyimpanan dan pemberian vaksin kepada masyarakat.

Keamanan distribusi vaksin covid-29 menjadi tugas dari pihak kepolisian dan akan menurunkan 50 personel dari Satuan Sabhara, Lalu Lintas dan Serse untuk pengawalan. Yaitu dari penjemputan vaksin hingga pendistribusian ke lokasi vaksinasi di Salatiga.

Tempat penyimpanan vaksin juga akan diawasi dan dilakukan patrol rutin. Agar vaksin tersebut aman dan tidak ada orang yang melakukan sabotase dan mencuri. Maka dari itu untuk memastikan keamanannya, pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga.

Kepala DKK Saltiga, Siti Zuraidah mengatakan, orang yang terdaftar vaksinasi di tahap ini yaitu berasal dari enam rumah sakit, enam Puskesmas dan 16 klinik.

Hingga kini, sasaran vaksinasi masih proses updating di Pusat Satu Data KPCPEN (Komite Penanganan covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) sehingga nantinya data ini bisa berubah.

Data sementara orang yang divaksin yaitu 2.825 orang dari nakes, 12.984 pelayanan publik dan 46.105 masyarakat rentan. Lalu, 46.731 masyarakat umum dan 24.786 masyarakat rentan lainnya dengan total 133.431 orang. (*)

Related Articles

Back to top button