Ekonomi & BisnisNasionalPojok Bangsa

Lupakan Kisruh Dunia Maya yang Semrawut, Ademkan dengan Es Dawet Jembut Kecabut

ENERGIBANGSA.ID – Sosial media selalu ramai soal kisruh persengketaan. Mulai dari KPK yang dilemahkan, KPAI vs PB Djarum, Nikita Mirzani vs Elsa Syarif, tapi jangan khawatir, ada solusi untuk mengademkan pikiran dari kisruh yang ramai di dunia maya. Salah satunya adalah minuman segar khas Purworejo Jawa Tengah ini.

Namanya Es Dawet Jembut Kecabut menjadi obat dahaga wisatawan yang menyambangi Kabupaten Purworejo.

Ya, jangan mengaku sudah ke Purworejo kalau Anda nyatanya belum menyeruput minuman legendaris, Es Dawet Jembut Kecabut.

Nama ini tidak sekedar nama, karena nama nyeleneh itu merupakan singkatan nama lokasi dawet ini dijual, yakni tepat di sebelah timur ‘Jembut’ (Jembatan Butuh) di kawasan ‘Kecabut’ (Kecamatan Butuh).

Pada dasarnya, nama yang dibaptiskan dan terkenal di social media ini sesungguhnya bukanlah nama yang dikehendaki sang penjual, sebab di lokasi hanya papan bertuliskan “Dawet Hitam Asli Pak Wagiman Butuh” yang dapat kita lihat. 

Namun penamaan nyeleneh tersebut kadung lebih viral dan membuat lebih banyak orang penasaran dengan kelezatan dawet legendaris itu.

Es Dawet Jembut Kecabut, Cendolnya Kental, Santannya Mantul. (instagram.com/ikbalramadhann)

Dilansir dari detik.food justru karena nama nyelenehnya itu lah yang membuat banyak orang luar kota datang jauh-jauh ke Purworejo hanya untuk merasakan kesegaran es dawet tersebut.

Wagiman, selaku pemilik usaha menceritakan bahwa Dawet hitam khas Purworejo tersebut pertama kali dirintis oleh kakeknya, Mbah Ahmad Dansri pada sekitar tahun 1950-an.

Penjual sibuk meracik dawet hitam yang segar enak. Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

Awalnya usaha es dawet tersebut hanya untuk dikonsumsi para petani ketika musim panen. Mbah Dansri berkeliling dari sawah ke sawah untuk menjajakan minuman buatannya itu.

“Awalnya kakek saya yang jualan, sekarang sudah meninggal. Dulu hanya untuk para petani pas musim panen. Keliling ke sana sini dan sekarang minuman itu diwariskan ke kami,” ujar Wagiman sebagaimana dilansir detik.com

Harganya pun sangat bersahabat, dilansir dari detikfood, satu mangkok es Dawet Jembut Kejabut hanya ditarif Rp 4000,’.

Jika ingin semakin mantap, kita bisa menambah Rp 1000 dengan tambahan tape ketan. Setiap hari, ratusan porsi dawet selalu ludes diserbu pembeli, baik pelajar, pegawai kantoran, pejabat hingga artis ibu kota pernah mampir ke sana.

Nah, sobat energi , daripada ribut-ribut lebih baik kita piknik ke Purworejo sambil menikmati Es Dawet Jembut Kecabut, yuk.

Related Articles

Back to top button