NasionalPendidikan

Lihat Anak Putus Sekolah, Gubernur Jawa Barat Bentuk Tim Ini

ENERGIBANGSA.ID — Ridwan Kamil (Emil- sapaan, red), Gubernur Jawa Barat akan membentuk tim gabungan yang punya tugas khusus mencari anak putus sekolah. 

Hal ini disampaikannya sewaktu menghadiri pengukuhan Pengurus Dewan Pendidikan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Rabu (17/7).

“Sebentar lagi saya akan menyusun tim gabungan khusus untuk mencari anak putus sekolah,” ujar Emil sebagaimana dikutip energibangsa.id dari Kompas.com

Jadi, ia menerangkan, caranya kami jemput bola, kami tidak mau laporan datang dari wartawan yang seringkali dapat info duluan, kami harus lebih gesit.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat memberi sambutan di acara pengukuhan Pengurus Dewan Pendidikan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Rabu (17/7). (dok kompas.com)

Ide ini dilatari saat Emil mendapati anak berusia sekolah dasar tengah mabuk lem di kawasan Alun-alun Bandung beberapa waktu lalu.

Ia pun membujuk tiga bocah itu untuk kembali bersekolah dibiayai pemerintah.

Dari situ Emil mengaku tak ingin ada anak-anak di Jabar yang masih menggelandang di jalanan atau bekerja di bawah umur.

Apalagi, dengan alasan tak punya biaya sekolah.

“Seringkali tidak terdeteksi oleh negara, akhirnya kita mengajak relawan aktivis peduli pendidikan untuk menyisir, jangan sampe ada lagi warga Jabar yang putus sekolah karena kurang biaya,” tutur Emil.

Lantas dirinya berkomitmen untuk menyediakan anggaran pendidikan khusus bagi masyarakat kurang mampu.

Selain itu Emil meminta Dewan Pendidikan untuk ambil bagian dalam program tersebut.

“Itu tidak boleh terjadi lagi, karena instrumen biaya pendidikan bagi yang tidak mampu sudah disiapkan berpuluh miliar. Kuncinya mungkin tidak terakses karena tidak mendapat informasi,” tandas Emil.

Saat ini anggaran untuk menggratiskan biaya SMA dan SMK sedang dihitung oleh Bappeda Jabar.

Ia berharap kebijakan tersebut disetujui oleh DPRD Jabar.

“Kita sudah siapkan juga dana menggratiskan pendidikan khususnya untuk SMA dan SMK, sekarang sedang dihitung oleh Bappeda. Mudah-mudahan mulai tahun depan biaya SMA dan SMK Insya Allah kita gratiskan,” jelas dia

Emil menegaskan, pemerintah tak boleh lalai dalam menyikapi persoalan anak putus sekolah.

“Ini hanya masalah kekompakan, kegestian. Jangan sampai ada-anak bangsa tak jadi cita-citanya karena negaranya lalai, negara tidak gesit, negara acuh, ” kata dia

Emil bertekad dalam lima tahun kepemimpinanya tidak ada anak putus sekolah.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama siswi-siswi sekolah menegah pertama (smp). (dok Sabumi Sukabumi )

Sementara ia juga akan memulai program beasiswa pendidikan tinggi pada bulan Agustus mendatang.

Anggaran sebesar Rp 50 miliar siap dikucurkan untuk merealisasikan program tersebut.

“Ada dari anggaran Rp 50 miliar untuk mereka yang bersekolah di universitas Jabar,”

Ia berharap, dengan semua itu angka partisipasi pendidikan di Jabar bisa meningkat.

Related Articles

Back to top button