fbpx
Hukum

Layak Diapresiasi, Vonis Hukum Kasus Korupsi Sekarang Ngeri!!

ENERGIBANGSA.ID – Berbicara korupsi di Indonesia sepertinya tidak akan pernah ada habisnya. Bagaimana tidak, berbagai pergantian masa pemerintahan dengan sanksi 3 tahun penjara belum juga membuat jera para koruptor.

Menanggapi kasus tersebut, pada masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) saat ini menetapkan sanksi baru bagi pelaku korupsi yakni penjara seumur hidup.

Seperti pada kasus baru-baru ini, korupsi PT Asuransi Jiwasraya oleh KOMISARIS Utama PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat sebagai salah satu terdakwa.

Dilansir dari mediaindonesia.com, Heru dijatuhi pidana seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Selain pidana seumur hidup, Heru juga dijatuhi hukuman membayar uang pengganti senilai Rp10,72 triliun.

Lalu, apa sebenarnya arti dari penjara seumur hidup?

Melansir dari diskumal.tnial.mil.id, pidana penjara seumur hidup adalah satu dari dua variasi hukuman penjara yang diatur dalam pasal 12 ayat (1) KUHP yang menyatakan bahwa, pidana penjara ialah seumur hidup atau selama waktu tertentu.

Serta dalam pasal 12 ayat (4) KUHP dinyatakan, pidana penjara selama waktu tertentu sekali-kali tidak boleh melebihi dua puluh tahun.

Dari bunyi pasal 12 ayat (1) KUHP tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan pidana penjara seumur hidup adalah penjara selama terpidana masih hidup hingga meninggal.

Ketentuan tersebut sekaligus menolak pendapat bahwa hukuman penjara seumur hidup diartikan hukuman penjara yang dijalani adalah selama usia terpidana pada saat vonis dijatuhkan.

Apabila pidana penjara seumur hidup diartikan hukuman penjara yang dijalani adalah selama usia terpidana pada saat vonis dijatuhkan.

Maka yang demikian menjadi pidana penjara selama waktu tertentu.

Contohnya, jika seseorang dipidana penjara seumur hidup ketika dia berusia 22 tahun.

Maka yang bersangkutan hanya akan menjalani hukuman penjara selama 22 tahun.

Hal itu tentu melanggar ketentuan pasal 12 ayat (4) KUHP, di mana lamanya hukuman yang dijalani oleh terpidana yaitu 21 tahun melebihi batasan maksimal 20 tahun.

Berikut contoh lainnya. Apabila terpidana divonis penjara seumur hidup, pada saat ia berumur 19 tahun.

Dengan pendapat tadi, berarti terpidana tersebut hanya akan menjalani hukuman penjaranya selama 19 tahun.

Memang bukan hukuman mati, tetapi hukuman penjara seumur hidup seperti ini juga sudah cukup mengerikan.

Semoga membuat para koruptor Indonesia jera ke depannya. (*)

Related Articles

Back to top button