DIGITALTeknologi

Langkah Dasar Desain Grafis untuk Para Pemula

ENERGIBANGSA.ID – Saat ini di pekerjaan tertentu menuntut pekerjanya untuk bisa desain grafis, meski pekerja tersebut bukan fokus pada bidang desainer grafis.

Contoh pekerjaan yang biasanya membutuhkan jasa desain adalah digital marketing.

Biasanya mereka akan butuh konten visual yang simple untuk dipublikasikan.

Atau para bloger, teradang mereka butuh gambar pendukung untuk artikel di blog mereka.

Kalau kamu salah satu yang mengalaminya, jangan khawatir. Energi Bangsa akan beri tahu kamu pengetahuan dasar desain grafis.

Langkah Dasar Desain Grafis untuk Pemula

Sebenarnya desain grafis tidak serumit yang kita bayangkan. Prinsipnya adalah banyak latihan, karena desain itu soal olah rasa.

Tidak ada yang salah atau benar dalam desain. Penilaiannya adalah nyaman dilihat atau tidak selain harus memenuhi prinsipnya, yakni bisa menjadi solusi untuk sebuah masalah.

Nyaman atau tidak untuk dilihat memang sangat subjektif bagi tiap orang, namun pada titik tertentu hasil desain grafis itu nyaman dilihat oleh hampir setiap orang.

Jadi, sebenarnya prinsip utama dari semuanya adalah keseimbangan.

Keseimbangan dalam hal apa?

Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak penjelasan di bawah ini.

Prinsip dan Tips Dasar Desain Grafis

1. Tipografi : Keseimbangan antara Readability dan Style Font

Buat yang sudah mahir biasanya mereka bisa memakai 3, 4, 5, bahkan lebih jenis font dalam satu artwork, namun tetap bisa memadupadankan dengan baik.

Nah, bila kamu tidak memiliki basic desain atau baru mulai belajar sebaiknya gunakan maksimal 2 atau 3 font saja.

Untuk kombinasi 2 font, maka pilih yang readable + stylish, untuk kombinasi yang cantik.

Coba lihat contoh pasangan font berikut.

Sudah tahu, ya. Stylized font dan readable font itu yang bagaimana.

2. Kombinasi Warna Menentukan Perasaan

Mengkombinasikan warna ini cukup sulit karena butuh kesensitifan dan pemahaman.

Bahkan para desainer pro pun biasanya masih banyak eksplorasi untuk menemukan warna dan kombinasi yang pas.

Elemen warna ini bisa memengaruhi mood desain secara keseluruhan juga efektivitas penyampaian pesan pada mereka yang lihat.

Tipsnya, coba gunakan color scheme dari Bright Side sebagai patokan.

Kalau pakai 2 warna, pakai kombinasi warna yang kanan. Kalau pakai 3 warna, pakai kombinasi segitiga samasisi di sebelah kiri.

Kalau terpaksa menggunakan 4 warna tetap pakai buletan warna di atas, lalu bikin bujur sangkar yang menghubungkan 4 warna.

Gunakan warna kontras untuk menonjolkan satu bagian yang memang ingin dikuatkan.

3. Komposisi

Kesalahan umum yang terjadi pada pemula adalah dalam penggunaan whitespace.

Whitespace atau ruang kosong, atau ruang negatif yang tidak terisi elemen desain apa pun dalam artwork.

Kebanyakan kita bernafsu mengisi semua ruang kosong yang ada dengan berbagai elemen desain.

Whitespace bisa menonjolkan satu bagian dalam desain kita yang ingin ditonjolkan.

Jadi kita bisa menggunakan whitespace jika :

  • Kita punya artwork yang ingin sangat ditonjolkan dan kuat.
  • Kita punya artwork berkualitas tinggi dan sudah penuh dengan detail.

Ingat, whitespace tidak selalu berwarna putih ya, tapi ini sebuah istilah untuk negative space atau ruang yang dibiarkan kosong tanpa diisi apa pun : garis, gambar, juga tulisan.

Bagaimana penjelasan di atas? Semoga cukup membantu, ya sobat Energi.

Related Articles

Back to top button