fbpx
Kabar Daerah

Kudus, Pati dan Magelang Kini Masuk Dalam Daerah Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Pie Jal?

SEMARANG, energibangsa.id – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo hingga saat ini menambahkan tiga daerah yang termasuk dalam pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) Jawa-Bali. Ketiga daerah tersebut adalah Kudus, Pati dan Magelang.

Dialnsir dari jatengprov.go.id, Jumat (8/1), PKM Jawa-Bali akan dilaksakan pada 11-25 Januari 2021. Sebelumnya, yang termasuk dalam PKM ini adalah Semarang Raya, Solo Raya dan Banyumas Raya kini bertambah Kudus, Pati dan Magelang.

Daerah-daerah ini merupakan daerah dengan kasus covid-19 tertinggi sehinga diharuskan mengikuti PKM. Hal ini diungkapkan Ganjar usai rapat koordinasi persiapan PKM dan paparan New Jogo Tonggo di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (8/1/2021).

Pihaknya bersama kabupaten/ kota di Semarang Raya, Solo Raya dan Banyumas Raya akan terus mempersiapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Sedangakan daerah lain yang tidak terlibat dalam PKM juga akan terus dipantau berdasarkan peta kerawanan persebaran covid-19.

“Kabupaten/ kota yang tidak disebut bukan berarti bebas. Kalau kita lihat dinamika yang ada pastinya alert. Bupati dan wali kota harus proaktif melihat perkembangannya. Daerah ini merah, langsung tutup, batasi, perketat, sambil diikuti penegakan hukum dalam hal ini operasi yustisi,” ungkapnya.

Operasi yustisi tetap dilakukan

Operasi yustisi akan menjadi bagian paralel dari PKM ini. Sehingga TNI-Polri dan Satpol PP juga akan ikut terlibat dalam operasi yustisi ini. 

“Kalau operasi yustisi bisa paralel maka Insyaallah ini bisa membantu. Saya sama sekali tidak ingin masyarakat dihukum, saya hanya ingin bantuan dan dukungan,” ujarnya.

Belajar dari PKM sebelumnya yang pernah di terapkan di Jateng, pihaknya akan mengupayakan agar ekonomi masih tetap berjalan. Dicontohkan yaitu dinas-dinas di Pemprov Jatng diminta untuk membeli produk UMKM, minimal makanan dan minuman untuk mendorong UMKM. (*)

Related Articles

Back to top button