kongres perempuan
Suasana Acara Kongres Perempuan Jateng I (Ayosemarang.com/Vedyana)
News

Kongres Perempuan di Jawa Tengah Wujudkan Kesetaraan Sosial

0

ENERGIBANGSA.ID – Grafik angka kekerasan pada anak dan perempuan di Jawa Tengah dari tahun ke tahun semakin meningkat, pemberdayaan lebih dari pemerintah menggelar Kongres Perempuan pertama Jawa Tengah yang melahirkan tujuh rekomendasi.

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jawa Tengah tahun 2018 secara gamblang menyebutkan terdapat 1.883 laporan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sementara per 31 Oktober 2019, sudah ada 1.406 laporan kekerasan yang dialami perempuan dan anak di Jawa Tengah.

Lonjakan kekerasan pada perempuan dan anak yang terjadi di masyarakat, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jawa Tengah menyampaikan bahwa catatan tersebut disadari bukan karena memang meningkat namun akibat dari sosialisasi yang gencar dilakukan barulah banyak kasus kekerasan yang masuk dari masyarakat yang berani melaporkan apa yang dialami dalam rumah tangga.

Menurut Retno, banyak perempuan yang berani melaporkan kekerasan yang dialaminya, meskipun kekerasan itu sudah terjadi lama.

“Karena sosialisasi yang gencar, sekarang banyak perempuan berani melapor, meskipun kasus yang mereka alami cukup lama berlalu. Kami akan terus mendorong agar selain melapor ke kami, perempuan korban kekerasan juga berani melaporkan kepada aparat penegak hukum,” jelas Retno di Kantor Gubernur Jateng, Rabu (27/11/2019) sebagaimana ditulis Kompas.com

Maka dari itu, untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Jateng telah menggandeng berbagai pihak pemerhati perempuan untuk menggelar kongres perempuan pertama di Jawa Tengah. Kongres Perempuan Jawa Tengah yang dilaksanakan mulai 25 hingga 26 November di UTC Semarang ini melahirkan tujuh rekomendasi.

Tujuh rekomendasi yang dirumuskan tersebut diantaranya :

  1. Pemberian kesempatan pada perempuan dalam pengambilan keputusan
  2. Mendorong terciptanya relasi sosial yang aman dan nyaman
  3. Mendorong perempuan untuk menempati posisi strategis dan mendorong kerjasama yang kuat antara perempuan dengan pemerintah
  4. Pemberian kesempatan pada perempuan dalam pengambilan keputusan
  5. Mendorong terciptanya relasi sosial yang aman dan nyaman
  6. Mendorong perempuan untuk menempati posisi strategis
  7. Mendorong kerjasama yang kuat antara perempuan dengan pemerintah

Sosok perempuan sejatinya diciptakan untuk menjadi seseorang yang mendampingi kaum lelaki dan mendapat perlakuan yang layak untuk dihargai karena perempuan tidak lemah, mereka harus dikembalikan kodratnya untuk mendapatkan hak-haknya.

Selain itu, perempuan adalah aset yang memiliki multiprocessing untuk mengelola berbagai macam pekerjaan dengan management yang tidak kalah dengan laki-laki. Aspirasi dan sudut pandang perempuan sangat perlu untuk mendapat apresiatif.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Gus Yasin Luncurkan Aplikasi Silap Online

Previous article

Ini Pesan Penting Bos Enterpreneur University tentang Cara Memulai Bisnis

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in News