fbpx
Kabar Daerah

Konfercab Muslimat, Mbak Ita: Muslimat NU Aset Untuk Semarang Lebih Hebat!

SEMARANG, energibangsa.id—Wakil Wali Kota Semarang Hj Hevearita Gunaryati Rahayu menyebut Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) sebagai aset untuk memajukan Semarang..

Hal itu ditegaskan saat memberikan sambutan Konferensi Cabang (Konfercab) Muslimat NU Kota Semarang di Hotel Quest, Jalan Plampitan, Semarang Tengah.

“Muslimat NU ini aset Kota Semarang untuk menjadikan Kota Semarang lebih hebat lagi,” tegas Mbak Ita, sapaan akrabnya.

Terbukti membantu pemerintah

Menurutnya, Muslimat NU Kota Semarang telah membuktikan banyak hal untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menghadapi beragam persoalan masyarakat.

Karena itu ia mendukung organisasi perempuan NU yang saat ini masih dipimpin oleh Hj Muslimatin Djatmiko.

“Pemkot Semarang pasti mendukung Muslimat NU, apalagi Wakil Wali Kotanya perempuan. Mosok perempuan tidak mendukung gerakan perempuan,” ujarnya.

Wakil Hendrar Prihadi itu juga membeberkan banyak program yang bisa dimanfaatkan Muslimat NU Kota Semarang, khususnya untuk memajukan para kadernya.

Ada banyak program, lanjut dia, mumpung masih di awal tahun bisa segera diakses ke dinas terkait.

“Kami selalu menganggap NU, khususnya Muslimat NU sebagai mitra Pemkot Semarang,” bebernya.

Menanggapi hal itu, Dewan Pakar Muslimat NU Kota Semarang Eva Yuliana mengatakan pentingnya peran perempuan di berbagai sisi.

Peran penting perempuan

Ia lantas meminta para kader perempuan NU untuk memaknai ‘konco wingking’ yang kerap dilontarkan masyarakat.

“Jadi konco wingking itu jangan hanya dimaknai teman di dapur, atau wilayah domestik saja. Konco wingking perlu diartikan mem-back up atau mendorong suami dengan peran manajerial, baik tampil secara langsung ataupun tidak,” tegasnya.

Anggota Legislatif Republik Indonesia ini pun menyontohkan program pengolahan limbah rumah tangga yang ia kerjakan bersama berbagai komunitas, salah satunya pesantren.

“Dengan kreativitas mengakses program, saya yakin Muslimat NU bisa jauh lebih baik,” tandasnya. (Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat)

Related Articles

Back to top button