Teknologi

Kominfo Pastikan Pornhub Tak Bisa Diakses via VPN, Pakar IT: Kebijakan Sia-Sia

ENERGIBANGSA.ID – Sebagaimana diketahui bersama, meskipun telah diblokir oleh Kominfo sejak tahun 2017, meski realitanya situs pornografi Pornhub hingga saat ini masih bisa diakses netizen Indonesia melalui Virtual Private Network (VPN).

Netizen Indonesia, selain julid juga merupakan salah satu pengguna internet cerdas di dunia, karena selalu punya cara untuk mengakses situs-situs yang diblokir.

Blokir VPN

Dilansir dari teknologi.id bahwa Menkominfo baru memastikan dan menegaskan bahwa pemerintah sudah berkoordinasi dengan pihak pengelola Pornhub untuk menutup akses secara total, termasuk via VPN.

“Kami sudah berkoordinasi melalui email ke Pornhub untuk take down. Mereka harus take down itu dan sekarang sedang berproses,” jelas Johnny.

Kominfo menurut Johnny, hingga saat ini telah memblokir 1,5 juta akun dan konten bermuatan pornografi di internet.

Untuk diketahui, VPN adalah suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lainnya secara pribadi melalui jaringan internet. Layanan VPN merupakan bagian dari internet service provider (ISP) dan bisa digunakan untuk mengakses situs-situs yang selama ini diblokir.

Atas dasar itulah Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, berupaya agar situs Pornhub tak lagi bisa diakses pengguna internet Indonesia meskipun mengelabui lewat VPN.

Nama situs Pornhub sendiri mencuat setelah beredar viral di media sosial unggahan tentang akun yang mengatasnamakan Kominfo RI di situs porno tersebut.

Kominfo pun langsung membantah pernah memiliki akun atau konten apapun pada situs Pornhub.com. Kominfo pun juga telah mengirimkan surat elektronik (email) kepada pengelola situs Pornhub untuk menyampaikan keberatan penggunaan nama kementerian dan logo Kemkominfo pada situs tersebut.

Kebijakan Sia-Sia

Meski Kominfo telah berusaha melakukan usaha untuk memblokir situs pornhub.com meski diakses melalui VPN sekalipun, banyak pakar IT di Indonesia yang menyangsikan kebijakan tersebut.

Irwansyah Saputra, pakar IT yang juga CEO uarnix melalui akun facebooknya menjelaskan bahwa kebijakan Menkominfo itu bisa dibilang sia-sia, karena menurutnya yang bisa menutup Pornhub.com adalah pemilik situs tersebut, atau negara tempat situs itu ‘menyimpan’ hostingnya.

“Negara lain (termasuk Indonesia) hanya bisa memblok jalurnya. Nah, fungsi VPN adalah mencari jalan lain untuk bisa masuk ke situ tersebut,” jelasnya.

Masalah lebih kompleks lagi, karena masih ada banyak cara akses dengan DNS cloudflare, reddit, atau dengan menggunakan IP Adress negara lain.

Banyak pihak yang menyesalkan Kebijakan Kominfo yang mungkin telah menghabiskan anggaran negara hanya untuk memblokir situs tersebut dengan cara yang tidak lagi relevan di era ini.

“Kasihan rakyat digoblokin sama orang IT, ngabisin anggaran gede cuma buat ngeblock website tapi masih bisa diakses pake IP adress negara lain dan masih bisa pake VPN,” tulis Daus mengomentari status Irwansyah Saputra.

Dimas Ahmad Rizal dan Muallif Ulil, praktisi IT dari Internet Club Semarang juga menuturkan bahwa Kominfo harusnya menggunakan cara-cara yang lebih senyap untuk kebijakan seperti ini, karena kebijakan seperti ini justru menjadi boomerang.

Menurut Dimas, masyarakat yang awalnya tidak tahu pornhub.com jadi tahu, akhirnya penasaran, karena untuk mengaksesnya masih bisa menggunakan banyak cara.

Lebih dari itu, ia menyinggung bahwa kebijakan larangan akses ke situs porno selayaknya tidak hanya dari sisi teknis saja, tapi juga bisa melalui pesan-pesan sosial.

Meski begitu, ia dan kawan-kawan mengapresiasi langkah Kominfo dalam menanggulangi situs porno di Indonesia. Setidaknya Menkominfo telah berusaha, ya kan?

Related Articles

Back to top button