KesehatanRagam Bangsa

Kol Goreng, Kamu Jahat Tapi Enak

ENERGIBANGSA.ID – Sobat Energi, adakah diantara kalian yang belum kenal dengan kol goreng? Makanan ini adalah salah satu primadona untuk kalangan pencinta kuliner penyetan.

Terdengar aneh. Siapa ya yang awalnya punya ide untuk menenggelamkan sayuran cantik nan segar ini ke dalam minyak goreng yang panas dan berwarna hitam itu?

Kol yang semula bernuansa putih dan hijau ini lantas menjadi cokelat kehitaman dan mengkeret. Tapi benar kata pepatah, don’t judge a book by it’s cover. Meski tampilannya tak secantik awalnya namun kol goreng memiliki rasa yang begitu nikmat.

Kol goreng telah diakui oleh banyak orang memiliki rasa yang nikmat, terlebih lagi ketika sudah berpadu dengan nasi hangat dan sambal pedas. Sensasi kriuk renyah walau sedikit pahit mampu menciptakan kebahagiaan di setiap kunyahan.

Namun, apakah kol goreng baik untuk kesehatan?

Kol atau biasa disebut juga dengan kubis mengandung beragam jenis vitamin seperti vitamin A, B, dan C yang baik untuk kekebalan tubuh. Kol baik untuk mengobati peradangan, menjaga kesehatan tulang dan jantung sebab mengandung kalsium dan polifenol.

Bahkan, kol mampu mencegah penyakit kanker karena terdapat kandungan glukosinolat yang tinggi. Namun secara ilmiah seperti dikutip dari doktersehat.com, kandungan vitamin dan gizi tersebut rentan rusak akibat pemanasan.

Hal tersebut berlaku pada kol goreng. Sayuran yang semula kaya manfaat ini dapat menjadi racun yang dapat menyerang kesehatan.

Dapat menyebabkan kanker

Menggoreng kol dalam minyak dengan suhu yang panas dan telah dipakai berkali-kali akan menyebabkan proses oksidasi pada kol. Akibatnya, kandungan radikal bebas akan meningkat.

Kol yang digoreng terlalu lama dapat menyebabkan kandungan glukosinolat berubah menjadi senyawa amina heterosiklik. Senyawa ini bersifat karsinogenik alias dapat menyebabkan kanker.

Dapat menyebabkan obesitas dan serangan jantung

Proses penggorengan dapat membuat minyak-minyak menyerap ke dalam kol. Kandungan lemak jenuh dalam minyak dapat menyebabkan munculnya gangguan kesehatan seperti obesitas dan serangan jantung. Sehingga berlawanan dengan khasiat kol segar yang menjaga kesehatan jantung.

Sejatinya produk gorengan memang kurang baik untuk kesehatan ya, Sobat Energi. Tapi… kan rasanya enak. Duh gimana, dong?

Memang lebih baik konsumsi makanan sesuai kodratnya saja ya. Mari konsumsi makanan yang menyehatkan agar pemuda-pemudi memiliki energi bangsa yang baik untuk terus membangun negeri!

Related Articles

Back to top button