fbpx
Kabar Daerah

Kirim Surat ke Presiden, Ketua MUI Jateng : Prioritaskan Kiai Penerima Vaksinasi Covid-19 Pertama

SEMARANG, energibangsa.id –Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng, megirim surat kepada Presiden tentang memprioritaskan kiai mendaptakan vaksin dalam ururtan pertama atau sebagai sampling. Ketua MUI Jateng, Ahmad Daroji yang pertama kali mengusulkan prioritas kiai dalam vaksinasi.

Dilansir dari inews.id, Senin (4/1), Kiai diusulkan menjadi prioritas karena dinilai bisa menyakinkan masyarakat bahwa vaksin tersebut halal.

“Jadi kalau bisa kiai masuk prioritas karena satu kiai sama dengan seribu santri bahkan lebih. Jadi nilainya tinggi sekali,” ungkapnya.

Pernyataan dari Ketua MUI ini diberitahukan dalam acara FGD yang bertajuk “Kebijakan Pemprov Jateng dalam Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 serta Kesiapan Ponpes dalam Menghadapi Era Adaptasi Baru”. Acara ini dilaksanakan pada Senin (4/1) lalu.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo juga menyambut baik usulan ini. Tak hanya itu saja, Ganjar juga telah mengumpulakan daftar tokoh masyarakat di Jateng yang disertakan dalam vaksinasi tahap pertama.

Kesediaan tokoh masyarakat

Beberapa waktu lalu, sudah ada komunikasi anatra Menteri Kesehatan dengan para Gubernur. Hal ini membahas tentang kesediaan tokoh masyarakat termasuk tokoh agama yaitu kiai agar besedia menjadi penerima vakin tahap pertama bersama dengan Presiden Joko Widodo.

“Wah ini harapan bagus. Kalau itu terjadi dari Jateng keren. Tapi memang ada syarat seperti syarat kesehatan, syarat umur dan sebagainya itu yang perlu kita siapkan. Tapi menurut saya, apa yang disampaikan Kiai Daroji itu melegakan saya. Itu yang saya tunggu. Sebenarnya kalau itu mau, itu akan mendorong lebih cepat lagi,” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 62 ribu vaksin Sinovac yang sudah tiba di Jateng. Vaksin ini tiba pada Senin (4/1) dini hari dengan pengawaln ketat. Vaksin ini sudah disimpan di Gudang farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Jateng di Semarang.

Memang selama ini yang menjadi prioritas adalah tenaga kesehatan. Namun Jateng memnafaatkan kesempatan pertama dengan pengambilan sampling.

“Maka yang kita minta sudah sejak pekan lalu itu adalah para Romo dan Kiai. Kalau para Romo, Kiai dan Bu Nyai mau, itu conoh bagus. Itu kita piroritaskan untuk tahap pertama,” pungkasnya. (*)

Related Articles

Back to top button