Essai

Kira-Kira Inilah Alasan Lulusan UI yang Tolak Gaji 8 Juta Per Bulan

ENERGIBANGSA.ID – Jagad maya ramai dengan beredarnya sebuah screenshoot story akun instagram seorang wanita lulusan UI yang menolak sebuah perusahaan lokal yang menawarinya gaji Rp 8 juta per bulan.

Sebagai fresh graduate yang ditawari gaji delapan juta per bulan, bukannya bangga, namun dia justru beranggapan sebagai lulusan UI dirinya sudah berada di level yang berbeda.

Berikut adalah isi instastorynya yang membuat amarah netizen bergetar dahsyat.

“Jadi tadi gue di undang interview kerja perusahaan lokal. Dan nawarin gaji 8juta doang,” tulisnya. Hellooo meskipun gue fresh graduate gue lulusan UI Pak!! Universitas Indonesia.”

“Jangan disamain ama fresh graduate kampus lain dong ah. Level UI mah udah perusahaan LN, kalo lokal mah oke aja asal harga cucok.”

Instastory wanita itu pun kemudian membuat jagat twitter dan facebook bergumuruh. Banyak netizen yang marah dan menganggapnya sombong tingkat dewa.

Eits, tapi jangan buru-buru mengutuk, siapa tahu ada kecenderungan positif tertentu di balik alasannya menolak gaji delapan juta per bulan tersebut.

  1. Dia Sudah Menggaji Orang Lain Lebih dari 8 Juta

Siapa tahu, meskipun baru fresh graduate tapi dia sudah buka usaha dan dia mampu menggaji karyawannya di atas angka 8 juta per bulan.

“Hello… gue aja gaji karyawan gue, sebulan 10 juta,”

Jadi ketika ada perusahaan yang (hanya) menawarkan delapan juta rupiah saja, itu dianggap sebagai penghinaan baginya.

2. Karena Terlalu Cinta Almamater

Sebagaimana kita ketahui, UI bukanlah kampus sembarangan. Ia termasuk salah satu kampus Indonesia yang masuk ranking dunia. Nah, saking cintanya dan saking menghargainya dia pada almamaternya membuat dia selalu membawa-bawa nama besar UI untuk hal apapun, sehingga ketika ia dihargai, requirements yang dipakai tidak hanya standar kualitas personalnya saja, tapi juga kualitas kampusnya.

3. Ilmunya Melebihi Luasnya Cakrawala

Sebagaimana kita ketahui, derajat ilmu sangat tinggi, sampai-sampai Allah memiliki ayat khusus mengenai derajat orang yang berilmu, dalam firman-Nya, Surah Al Mujadalah/58 ayat 11 menjelaskan keutamaan orang-orang beriman dan berilmu pengetahuan.

Jadi, mungkin karena derajat keilmuannya sangat tinggi, sehingga ia tidak ingin ilmunya dihargai (hanya) 8 juta. Nominal itu tak mampu ‘membeli’ derajat keilmuwannya!

4) Itulah Cara Dia Mengkritik Standar Gaji

Bukan dirinya, namun dia menolak itu semua demi kepentingan teman-teman sejawatnya. Dia ingin standar gaji dinaikkan, tidak hanya untuk dirinya, tapi untuk teman-temannya juga. Justru orang seperti ini lah yang sanagt layak jadi anggota Dewan menjadi wakil kita.

5) Dia Ingin Kerja Lillahi Ta’ala

Dalam instastory tersebut, dia tidak menyebut berapa nominal yang dia inginkan. Dia hanya menyebut “asal cocok”. Ini seperti HARAPAN KITA terhadap jodoh, tidak harus ganteng, tidak harus kaya, yang penting cocok. Nah, Siapa tahu di balik kata ‘cocok’ itu dia justru ingin gaji yang besarannya ‘tak ternilai’, seperti Lillahi ta’ala misalkan.

Demikianlah kira-kira alasan di balik penolakan gaji 8 juta oleh fresh graduate tsb, karena kita belum tahu klarifikasinya, namun ada baiknya kita berprasangka baik kepadanya. Ingat dia alumni UI, kita harus menghormatinya sebagai energi bangsa

Related Articles

Back to top button