prima
NationReligius

Ketua Umum PRIMA DMI Harapkan Semua Wilayah Sukseskan Program Semprot Disinfektan 10 Ribu Masjid

0

ENERGIBANGSA.ID, SEMARANG – Energi muda harus bergerak dalam menopang kemajuan bangsa, terlebih dalam menghadapi Virus Corona yang menjadi pandemik di beberapa belahan dunia.

Ketua Umum PP PRIMA DMI, Ahmad Arafat Aminullah berharap Prima DMI yang sudah resmi dilantik dapat mensukseskan program DMI di semua wilayah kerjanya. Program yang dimaksud adalah penyemprotan 10 ribu masjid seIndonesia.

“Kami harap Prima DMI di beberapa wilayah segera membentuk tim #BARISANPRIMA untuk berperan dalam penyemprotan disinfektan pencegahan Corona,” kata Arafat saat diminta keterangan persnya, Jumat (20/3).

Arafat menjelaskan, kampanye dengan tagar #BARISANPRIMA merupakan relawan atau volunteer dari kalangan pemuda masjid yang dibentuk dan dipersiapkan sebagai relawan tanggap bencana.

Sebagai arahan, Arafat menginformasikan bahwa rencana pembentukan tim relawan berbasis pemuda masjid ini merupakan hasil evaluasi tindak lanjut kegiatan PRIMA DMI PEDULI yang telah bergerak dalam kegiatan tanggap bencana yang terjadi di Indonesia beberapa tahun ini.

“Program kebencaan yang kemarin dinilai cukup sukses dalam meningkatkan peran sosial pemuda masjid. Jadi biar lebih fokus perlu diorganisasikan secara jelas. Bukan insidental,” ungkapnya.

Dia menyebut peran sosial dalam kebencaan tersebut diantaranya telah menyasar korban gempa dan likuifaksi di Palu pada 2018, tsunami Banten dan Lampung pada tahun yang sama, dan gempa bumi di Maluku pada tahun 2019, serta yang terbaru turut andil dalam kebencanaan penanganan banjir di DKI Jakarta, awal tahun ini.

Terpisah, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PW PRIMA DMI) Jawa Tengah Ahsan Fauzi menegaskan, perhimpunan remaja masjid merupakan bagian dari eksekutor kegiatan DMI.

“Program penyemprotan disinfektan 10 ribu masjid se-Indonesia leading sectornya di PRIMA DMI, dengan izin dan pengawasan dari DMI setempat tentunya,” kata Ahsan disela aktifitasnya di MAJT Semarang.

Dalam merealisasikannya, aktifis muda NU Jateng ini mentargetkan penyemprotan 1750 masjid di Jateng dapat dimulai awal pekan depan.

“Sudah kami koordinasikan agar penyemprotan disinfektan pada 1750 masjid di Jateng bisa terlaksana secepatnya. Minimalnya dalam minggu ini sudah ada titik terang waktunya dari masjid yang kami hubungi sehingga Senin depan sudah mulai dijalankan,” jelasnya.

Lebih lanjut, mantan ketua RISMA JT (Remaja Islam Masjid Agung Jswa Tengah) ini melanjutkan, Prima DMI Jateng juga segera merealisasikan perekrutan dan pembentukan relawan untuk mendukung program tersebut, sekaligus menjadi pioner berdirinya #barisanprima di Jateng.

“Istilahnya gandeng geret atau lebih kerennya sekali mendayung 2 (dua) 3 (tiga) pulau terlampaui,” ujarnya.

g seperti di depan atau samping pintu masuk. Dengan demikian masjid dan jamaah tetap terjag*dari potensi persebaran virus tersebut, “Intinya ada ihtiar dan ada tawakal. Jangan hanya pasrah,” pesannya.

Hal senada ditegaskan Ketua Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Jawa Tengah Ahsan Fauzi. Dia menyatakan, Jusuf Kalla selaku ketua umum DMI telah memiliki program penyemprotan disinfektan 10ribu masjid se-Indonesia. Disebutkan beberapa diantaranya sebanyak 1350 masjid di Jabar, 1900 masjid di Jatim, 1750 masjid di Jateng, 500 masjid di DI.Jogjakarta, dan 800 masjid di Banten

“Aksi penyemprotan disinfektan 1750 masjid di Jateng akan kita laksanakan secepatnya dalam minggu ini,” pungkasnya. [*]

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Solo dan Semarang akan Diprioritaskan Untuk Rapid Test Covid-19

Previous article

Jaga Masyarakat, BKM Sasono Mulyo Gandeng Bankom Semprot Disinfektan

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Nation