fbpx
Daerah

Ketua Komisi A Dorong Kreativitas Penyelenggara Pilkada Tingkatkan Pemilih

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Pandemi Covid 19 diprediksi akan mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya di Pilkada 2020.

Komisi A Golkar
Dialog Parlemen bertema “Pilkada Serentak 2020 Jurdil, Luber, dan Aman di Tengah Pandemi Covid-19”, Kamis (27/8)

KPU dan paslon didesak untuk lebih kreatif dalam sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih.

Hal itu seperti diungkap Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh yang juga mendorong kreativitas Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu sebagaimana dalam Dialog Parlemen bertema “Pilkada Serentak 2020 Jurdil, Luber, dan Aman di Tengah Pandemi Covid-19″, Kamis (27/8) kemarin.

Kedua lembaga tersebut merupakan penyelenggara pemilu agar jumlah partisipasi pemilih pada Pilkada 2020 di 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Baca Juga: KIT Batang Bakal Buka Ribuan Loker, Saleh : Pekerja Lokal Harus Serap Banyak Loker

“Kami berharap kreativitas dari penyelenggara pilkada maupun kontestan dan partai politik pendukung untuk bisa lebih kreatif sehingga jumlah partisipasi pemilih tinggi,” kata Moh Saleh.

Politikus Partai Golkar itu menyebut jumlah partisipasi pemilih pada pilkada sebelumnya dengan kondisi normal mencapai sekitar 60-70 persen.

“Di tengah pandemi seperti sekarang ini, jumlah partisipasinya bisa berkurang atau bertambah, tergantung dari kreativitas penyelenggara pemilu,” ujarnya.

Menurut dia, sosialisasi tahapan-tahapan pilkada maupun kampanye bisa dilakukan secara daring dengan memanfaatkan teknologi serta media sosial guna mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19.

Saleh optimistis pilkada serentak di 21 kabupaten/ kota di Jateng pada 9 Desember 2020 bisa berjalan sukses dan berkualitas.

“Saya sudah keliling KPU di beberapa kabupaten/kota yang akan menyelenggarakan pilkada untuk mengecek persiapan tahapan-tahapan pilkada” paparnya.

“Kami optimistis pilkada bisa berjalan sukses berkualitas dan tidak timbul sengketa,” katanya.

Anggota KPU Jateng Putnawati menyatakan pihaknya bersama 21 KPU kabupaten/kota siap menyelenggarakan pilkada serentak di tengah pandemi Covid-19.

“Selain mengawasi jalannya tahapan pilkada, kami juga mengawasi penerapan protokol kesehatan sehingga keduanya dipastikan bisa berjalan,” katanya. (dd/EB).

Related Articles

Back to top button