fbpx
Ragam Bangsa

Ketahuilah, Sungai yang Tercemar Bikin Pemanasan Global Kian Parah

ENERGIBANGSA.ID—Sungai merupakan salah satu sumber kehidupan makhluk hidup. Keberadaan sungai sangat penting bagi ekosistem. 

Namun, meski sangat bermanfaat dan dapat memiliki keindahan, sungai dapat menjadi masalah bila tak dijaga kebersihan dan kelestariannya.

Dilansir dari Media Indonesia, Sabtu (27/3/2021), sungai yang tercemar dapat menjadi salah satu sumber penyumbang emisi gas rumah kaca yang signifikan bagi bumi.

Dilansir dari bbc.com, Jumat, (26/3), berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Department of Geography and Resource Management, Chinese University of Hong Kong, diketahui bahwa secara alami air sungai yang menguap akan mengandung tiga jenis senyawa, yakni karbon dioksida, metana, nitrogen dioksida.

“Pada waktu-waktu tertentu kadar gas-gas tersebut mencapai hingga 4,5 kali lebih tinggi dari yang dapat diterima atmosfer,” ujar salah satu peneliti, Profesor Derrick Yuk Fo Lai.

Sungai penyumbang emisi terbesar

Aktivitas makhluk hidup dan mikroba pada sungai merupakan sumber munculnya senyawa-senyawa yang ada pada sungai.

Itu merupakan aktivitas alami yang pasti terjadi di semua sungai yang ada. 

Dengan ditemukannya fakta tersebut, diperkirakan bahwa sungai merupakan salah satu penyumbang emisi terbesar di bumi.

Dengan kondisi sungai-sungai di bumi yang saat ini tercemar, besaran emisi yang dihasilkan  diperkirakan bisa mencapai 4 kali lipat dari emisi normal yang dihasilkan.

Setidaknya 50% dari metana yang ada di atmosfet saat ini diperkirakan muncul dari menguapnya sungai dan danau yang ada di berbagai penjuru dunia.

Terutama yang sudah tercemar. Angka emisi yang dihasilkan sungai yang tercemar juga bisa mencapai 3 kali lipat dari emisi yang dihasilkan oleh peternakan sapi yang ada di seluruh dunia.

Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestarian sungai menjadi hal yang sangat krusial.

Tidak hanya demi menjaga sumber air dan mencegah terjadinya bencana banjir. Lebih jauh, menjaga kebersihan sungai juga dapat membantu bumi agar tak semakin rusak dan terdampak pemanasan global. (*)

Related Articles

Back to top button