fbpx
Ekonomi & BisnisKabar Indonesia

Kepala BKPM: Investor Asing Tidak Perlu Beli Lahan di Batang

ENERGIBANGSA.ID, JAKARTA – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan konsep baru dimana investor tidak perlu membeli lahan untuk investasi di kawasan Industri di Batang, Jawa Tengah, yang segera diresmikannya.

“Ini ada 4.500 hektar tanah (sudah) kita siapkan, dimana investor tidak perlu membeli tanah. Dia (cukup) sewa dalam waktu panjang dan bekerjasama dengan BUMN,” ujarnya dalam webinar, Minggu (28/6) malam.

Menurut mantan Ketua HIPMI itu menjelaskan bahwa konsep investasi lahan tanpa beli itu adalah konsep baru yang disiapkan BKPM dalam mempermudah investor masuk ke Indonesia.

“alasan kenapa investor lebih memilih membangun industri di Vietnam adalah karena proses regulasi perijinan di Indonesia berbelit-belit,” ujarnya.

Selain itu, Bahlil juga menyebut harga beli lahan di Indonesia jauh lebih mahal daripada di Vietnam.

“Tanah di Vietnam sudah disiapkan (oleh) negara, atau investor sewa jangka panjang, atau (kalau beli) dibayar maksimal Rp 1,2 juta per meter, sedangkan di Indonesia harga tanah bisa sampai Rp 3,9 juta per meter,” ujarnya sebagaimana dikutip antaranews.com

Sebelumnya Bahlil Lahadialia menjelaskan bahwa alasan utama pemindahan kawasan industri di Brebes ke Batang, Jawa Tengah adalah untuk menarik pengusaha asal Jepang, Korea Selatan, dan AS untuk merelokasi pabriknya ke Indonesia.

Selain itu, kawasan Industri di Batang dinilai lebih siap untuk bisa ditawarkan kepada investor yang akan merelokasi pabrik dari China.

Dra. Ismiyatun, M.Si, pengamat bisnis dan perdagangan Internasional dari Hubungan Internasional Unwahas Semarang, menyebut bahwa kebijakan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) yang tidak mengharuskan investor membeli lahan adalah langkah cerdas.

“karena (kebijakan sewa lahan) itu mempermudah masuknya investor asing ke Indonesia, dampaknya juga bagus untuk pemulihan industri pasca corona ini,” ujarnya melalui pesan selular.

Ismiyatun berharap proses perijinan pengusaha asing untuk investasi dan membuka bisnis di Batang, Jawa Tengah, juga dipermudah, karena dampaknya juga bagus untuk kembali menghidupkan roda ekonomi nasional di sana.

Salah satunya adalah melalui jalur digital selahan.com dimana investor cukup menghubungi kontak admin di sana, dan akan dipandu untuk mendapatkan lahan industri terbaik yang tersedia di Indonesia.

Related Articles

Back to top button