ilustrasi hacker
ComputerTech

Kenapa Akun Medsos Kita Bisa Dihack? Ini Penyebabnya

0

ENERGIBANGSA.ID – Sobat energi pasti pernah mendengar kisah dimana teman kita tidak bisa login di akun facebook-nya sendiri, padahal username dan password-nya sudah benar.

Nah, itu adalah akibat dari tindak kejahatan online (cyber crime) dengan metode pishing, alias memancing korban untuk ‘menyerahkan’ username dan password tanpa menyadarinya.

Pakar teknologi informatika, Irwansyah Saputra, menyebut bahwa tindakan pishing itu biasanya dilakukan dengan cara memancing calon korban untuk mengeklik suatu link dan masuk ke situs web tertentu yg mirip dengan sosial media facebook, twitter, instagram atau lainnya.

“jadi tampilannya dibuat memang mirip banget dengan tampilan facebook dan sosmed lainnya,” ujarnya pada energibangsa.id

Jebakan Game

“bisa juga menjebak dengan cara (memberi) game atau hiburan ringan kayak klik ini untuk mengetahui 10 teman yang suka lihat profil facebook kita, klik ini untuk mengetahui 10 temen yang mirip kamu,” lanjutnya.

Founder media pembelajaran digital Uarnix itu juga menuturkan bahwa tindakan Web Phising mengharuskan calon korbannya untuk login di web tersebut, lalu dia akan menyimpan username dan password yang dimasukkan oleh calon korban.

Setelah berhasil, dia akan masuk ke fb korban dgn username dan password tsb, kemudian mengganti passwordnya.

“Maka korban akan kehilangan (kendali) atas akun sosmednya,” terangnya.

Waspade Metode Footprinting

Dimas Ahmad Rizal, praktisi IT asal Semarang juga menjelaskan ada metode hacking lainnya yang patut diwaspadai, yakni footprinting.

“footprinting itu mengumpulkan informasi target (korban) yang akan di-hack sistemnya, sebelum melakukan penguasaan sistem sesungguhnya,” ujarnya.

Pria yang jadi advisor di Internet Club Unisbank itu mengibaratkan metode footprinting sebagai sebuah seni dalam mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan target yang akan diserang.

“Analoginya begini, misal jika seseorang ingin merampok bank, maka yang dilakukan terlebih dahulu adalah mencari tahu alamat kantor bank itu berada, dimana biasa kasir menyimpan uang, rute bank untuk persiapan melarikan diri dan berbagai hal yang berkaitan dengan target,” jelasnya.

Dimas menjelaskan bahwa berdasarkan data dari Certified Ethical Hacker (CEH), 90% waktu seorang hacker dan cracker dihabiskan untuk mengumpulkan informasi, sedangkan 10% untuk melakukan percobaan menguasai sistem server atau router.

“metodenya itu menawarkan aplikasi permainan yang seakan-akan itu adalah bagian dari sistem aplikasinya facebook, seperti quiz atau permainan hiburan sederhana gitu,” jelasnya.

Jadi, setelah tahu lebih hati-hati dan bijak dalam menggunakan username dan password kalian ya, sobat energi.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Lewat Aplikasi, Warga Semarang Bisa Belanja Tanpa Harus ke Pasar Tradisional Lagi

Previous article

Ketika Bertemu Dosen Pembimbing, Apa saja yang perlu disiapkan?

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Computer