fbpx
Daerah

Kemarin, FKUB Susun Konsep Gerakan Solidaritas Kebangsaan

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah bersama lebih dari 20 organisasi kerukunan dan lintas agama menggelar sarasehan dan silaturahmi kerukunan beragama di Vihara Buddhagaya Watugong Pudakpayung Kota Semarang, Senin (14/9/2020) kemarin.

Ketua FKUB Jawa Tengah H. Taslim Syahlan saat memimpin Sarasehan Konsep Gerakan Solidaritas Kebangsaan di Vihara Buddhagaya Watugong Pudakpayung Semarang, Senin (14/9/2020)

Hadir dalam sarasehan tersebut, Ketua Vihara Magabbudhi Watugong sekaligus bertindak sebagai tuan rumah, Ketua Walubi Jateng, Ketua Permabudi Jateng, Ketua PGIW Jateng, Ketua PHDI Jateng, Ketua Matakin, Ketua HAK Keuskupan Agung Semarang, Koordinator Pelita, unsur kepemudaan serta unsur media.

Acara yang dimulai pukul 09.30 wib tersebut berlangsung gayeng sekaligus mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan.

Pengurus Permabudi Jateng, Eka Windhiarto, menjelaskan bahwa kegiatan sarasehan yang bertujuan memupuk tali silaturahmi umat beragama menjadi strategis dalam memupuk persaudaraan.

“Ya (acara seperti ini) merajut suasana kebangssan. Kita ini memang perlu bersatu merajut kesatuan, mendukung semua agama dalam ruang lingkup NKRI”, paparnya.

BACA JUGA: Di Luar Negeri, Bahasa Indonesia Diajarkan di Perguruan Tinggi. Inilah Negara yang Punya Program bahasa Indonesia

“Mudah-mudahan pandemi Covid-19 segera berlalu, agar pembangunan terus berjalan. Nah kalau sudah memulai berjalan, persatuan itu akan mudah. Kita mulai dari (kegitan) seperti ini”, ungkapnya.

Wakil Sekretaris I DPW LDII Jawa Tengah juga turut hadir dalam acara itu mengapresiasi bentuk-bentuk sarasehan yang diselenggarakan lintas umat beragama.

“Ini bagus, karena tujuannya merajut kebersamaan, meneguhkan persatuan bangsa. Jadi Isu SARA, kekerasan pada tokoh dan umat beragama dapat diminimalisir”, ungkap Muhammad Nawir yang juga Pengurus Harian DPW LDII Jawa Tengah itu.

Lahirkan Piagam Watugong 2020

“Terutama di era pandemi ini, saya rasa gerakan solidaritas kebangsaan sangat penting ya. Semua saling menguatkan, bergandengan tangan melawan Covid-19”, imbuhnya.

Sementara itu, H Taslim Syahlan selaku Ketua FKUB Jawa Tengah menyampaikan pentingnya gerakan yang lebih riil dalam merajut kerukunan di Jawa Tengah.

“Ya, jadi ini penting kita bangun, kita tumbuh-kembangkan agar kegiatan-kegiatan ini menjadi gerakan solidaritas kebangsaan yang lebih riil”, ujar Dosen PAI di Universitas Wahid Hasyim Semarang itu.

“Harapannya, dari kegiatan ini nanti kita sepakati bersama seluruh delegasi, peserta yang hadir. Saya kira ini sudah mewakili ormas atas umat beragama”, imbuhnya.

Kita buat nota kesepakatan, Piagam Watugong, atau apalah namanya itu. Kita sepakati bersama, selama tujuanya baik saya pikir tidak jadi soal”, jelas Taslim. (dd/EB).

SIMAK JUGA: PENEKANAN PROTOKOL KESEHATAN, GANJAR AJAK RAPAT VIRTUAL SATPOL PP SE-JAWA TENGAH

Related Articles

Back to top button