fbpx
Kabar Daerah

Keliling Gereja, Ganjar: Semua Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

SEMARANG, energibangsa.id – Ganjar Pranowo berkeliling ke sejumlah gereja di Kota Semarang. Ia ingin melihat persiapan gereja untuk menyambut natal dan juga penerapan protokol kesehatannya.

Dilansir dari jatengprov.go.id, Kamis (24/12), gereja yang dikunjungi Ganjar yaitu Gereja Santo Athanasius Agung atau Gereja Karangpanas di Jalan Dr Wahidin. Lalu Gereja Katolik Keluarga Kudus di Jalan Admodirono, Holy Stadium kawasan Marina dan Gereja Santa Theresia Bongsari.

Semua gereja sudah menyediakan tempat cuci tangan dengan jumlah banyak di halaman gereja. Beberapa menyediakan bilik sterilisasi yang menggunakan ozon dan sinar UV. Kursi jemaah juga semuanya ditata, bahkan diberikan nomor sesuai pendaftaran jemaah.

“Jika biasanya setiap ibadah Natal ada 5.000 lebih jemaat di sini, tapi besok kami batasi maksimal 600 jemaat. Sisanya kami minta ibadah melalui streaming di kediaman masing-masing,” kata Romo Benny Bambang Sumintarto, pastur paroki Athanasius Karangpanas.

Jemaah dari luar tidak diizinkan ibadah di gereja

Romo Benny mengatakan, semua jemaah dari luar kota tidak diizinkan mengikuti kegiatan ibadah di gereja. Pendatang mapuan keluarga jemaah yang dari luar kota juga tidak diizinkan datang.

“Jadi kami sudah mendata jemaat yang boleh beribadah ke gereja. Nantinya mereka duduk di kursi sesuai nomor urutnya dan tidak bisa digantikan karena menggunakan sistem barcode. Kami mohon maaf pada semuanya, dan berharap semua memahami kondisi ini. Ini demi keselamatan kita semua,” ungkapnya.

Romo Eduardus Didik Cahyono dari Gereja Santa Theresia Bongsari juga menyebut hal yang sama. Dari 4.500 jemaah yang ada, tidak lebih dari 1.000 orang yang nantinya bisa merayakan Natal di gereja.

“Kami adakan enam kali ibadah, setiap ibadah maksimal 150 orang. Jadi tidak ada 1.000 dari 4.500 jemaat kami, sisanya bisa mengikuti secara streaming. Kami mohon maaf bagi umat yang tidak terdaftar karena begitulah keadaannya. Jangan sedih dan tidak boleh kecewa, karena kita tetap bisa beribadah di rumah masing-masing,” ucapnya.

Ganjar Pranowo turut mengapresiasi pihak gereja yang telah mempersiapkan perayaan Natal tahun ini dengan protokol kesehatan yang ketat. Mereka membatasi jemaah yang hadir, jarak jemaah di gereja ditata dengan baik dan sarana prasarana pendukung protokol kesehatan sudah disiapkan.

Alhamdulillah sudah berjalan bagus, semuanya sudah disiapkan dengan protokol kesehatan yang ketat. Mudah-mudahan bisa lancar,” ujarnya. (*)

Related Articles

Back to top button