fbpx
Nasional

Kejam! PNS yang ‘Ogah’ Dipindah ke Ibu Kota Baru Diminta “Out !”

JAKARTA, energibangsa.id—Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur masih ada dalam rencana pemerintah.

Bahkan saat ini pemerintah sudah melakukan sejumlah persiapan, termasuk dari sisi PNS/ ASN.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN & RB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan sudah mengantongi daftar PNS yang akan dipindah dari DKI Jakarta ke Kaltim.

Lalu, bagaimana kalau mereka tidak mau pindah?

“Gak mau (pindah) silahkan keluar. Kita ingin kayak TNI, Polri sesuai penugasaan. Kalau tidak mau, silahkan keluar,” ujar Tjahjo.

Pasalnya, kata dia, Kementerian PAN & RB saat ini sudah mempersiapkan data-data ada berapa PNS yang saat ini bekerja di kementerian/lembaga di pemerintah pusat atau Jakarta untuk dipindahkan ke Kalimantan Timur.

Dari pendataannya tersebut, Tjahjo merinci ada 3% PNS/ASN yang tidak bisa dipindahkan ke Kaltim karena tingkat pendidikannya yang hanya lulusan SMP-SMA.

Kemudian ada sekira 20% PNS yang akan pensiun pada 2023-2024.

Untuk mengisi tugas PNS/ASN di Kalimantan Timur, tidak menutup kemungkinan pemerintah akan membuka rekrutmen CPNS.

Adapun, PNS yang dibutuhkan dengan spesifikasi harus menguasai Teknologi Informasi atau Information Technology (IT).

Tak mau mundur? Hanya dapat gapok!

Tjahjo menegaskan, PNS yang tidak mau dipindahkan dan tidak mengundurkan diri, bisa saja tetap menjadi PNS.

Akan tetapi, ia hanya mendapatkan gaji pokok dengan upah minimal, tanpa ada tunjangan kinerja.

“Ya tidak ada jabatan. Staf saja, tapi kan staf juga kan terbebani. Gajinya minimal gaji pokok. Sekarang enak karena gaji pokok kecil, tapi kan ada tunjangan,” tutur Tjahjo. (*)

Related Articles

Back to top button