Kabar IndonesiaNasional

Kebijakan Ganjil-Genap Jakarta Resmi Diberlakukan Hari Ini

ENERGIBANGSA.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, resmi terapkan perluasan wilayah ganjil genap pada hari ini Senin (9/9/2019).

Sebelum resmi memberlakukan perluasan sistem ganji genap, Pemrov DKI sudah terlebih dahulu melakukan uji coba yang dilakukan sejak 12 agustus sampai 6 september 2019 kemarin

“hasil dari uji coba ganjil genap, terjadi peningkatan kinerja lalu lintas yang baik. Untuk kecepatan di ruas jalan uji coba mengalami peningkatan dari 25,56 km/jam menjadi 28,03 km/jam, atau meningkat 9 persen” ujar Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo kepada wartawan.

Pemberlakuan kawasan ganjil genap ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kemacetan lalu lintas dan polusi udara di Jakarta. Kawasan ganjil genap akan diberlakukan di 25 ruas jalan.

Dasar hukum perluasan wilayah ganjil genap di Jakarta adalah Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 66 tahun 2019 tentang pengendalian kualitas udara.

Kebijakan ini akan diberlakukan senin-jum’at pukul 06.00 – 10.00 WIB dan pukul 16.00 – 21.00 WIB. Tidak berlaku pada hari libur yakni sabtu dan minggu serta hari libur nasional.

Rambu-rambu lalu lintas juga sudah terpasang diseluruh koridor penerapan ganjil genap, guna memberi petunjuk atau tanda kepada pengguna jalan memasuki wilayah ganjil genap.

Bagi yang melanggar kebijakan ini akan dikenakan sanksi sesui dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan bahwa pelanggar terhadap rambu lalu lintas itu dikenakan sanksi denda administrasi sebesar maksimal Rp 500 ribu.

Berikut daftar 25 ruas jalan yang telah dilakukan uji coba.

  1. Jl. Pintu Besar Selatan;
  2. Jl. Gajah Mada;
  3. Jl. Hayam Wuruk;
  4. Jl. Majapahit;
  5. Jl. Medan Merdeka Barat;
  6. Jl. M.H. Thamrin;
  7. Jl. Jenderal Sudirman;
  8. Jl. Sisingamangraja;
  9. Jl. Panglima Polim;
  10. Jl. Fatmawati (mulai dari Sp. Jl. Ketimun 1 sampai Sp. Jl. TB.Simatupang);
  11. Jl. Suryopranoto;
  12. Jl. Balikpapan;
  13. Jl. Kyai Caringin;
  14. Jl. Tomang Raya;
  15. Jl. Jenderal S. Parman (mulai dari Sp. Jl. Tomang Raya sampai Sp. Jl. KS. Tubun);
  16. Jl. Gatot Subroto;
  17. Jl. M.T. Haryono;
  18. Jl. H.R. Rasuna Said;
  19. Jl. D.I. Panjaitan;
  20. Jl. Jenderal A. Yani (mulai dari Sp. Jl. Perintis Kemerdekaan hingga Sp. Jl. Bekasi Timur Raya);
  21. Jl. Pramuka;
  22. Jl. Salemba Raya Sisi Barat dan Sisi Timur ( mulai dari Sp. Jl. Diponegoro s.d sp. Jl. Pramuka);
  23. Jl. Kramat Raya;
  24. Jl. Stasiun Senen;
  25. Jl. Gunung Sahari.

Semoga dengan kebijakan ini lalu lintas Jakarta menjadi lebih bersahabat lagi ya, sobat energi.

Related Articles

Back to top button