fbpx
Kabar Indonesia

Kampanye Pilkada 2020 Dimulai Hari Ini

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) Hari ini, Sabtu (26/9/2020) kampanye Pilkada tahun 2020 resmi dimulai. Hari ini adalah sesi bagi pasangan calon untuk meraih hati konstituen dan bakal berakhir hingga 5 Desember 2020.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menerangkan tahapan kampanye bagi peserta Pilkada dimulai sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 5 Tahun 2020.

 “Sesuai tahapan Pilkada sebagaimana diatur dalam PKPU No 5 Tahun 2020, tahapan kampanye dimulai hari ini 26 September hingga 5 Desember 2020,” ujarnya.

Jumlah daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada 2020 sebanyak 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan pihaknya melarang kegiatan konser musik di dalam tahapan kampanye saat ini (tahun 2020).

Larangan dalam kampanye

Larangan itu bahkan telah diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Non-alam Covid-19 yang resmi diundangkan.

Larangan kegiatan konser musik sudah diatur dalam Pasal 88C Ayat (1). Dalam pasal itu disebutkan bahwa partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon, tim kampanye, dan/atau pihak lain dilarang melaksanakan kegiatan lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 huruf g.

Larangan itu antara lain: a. rapat umum; b. kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, dan/atau konser musik; c. kegiatan olahraga berupa gerak jalan santai, dan/atau sepeda santai; d. perlombaan; e. kegiatan sosial berupa bazar dan/atau donor darah; dan/atau f. peringatan hari ulang tahun Partai Politik.

PKPU dalam Pasal 88C Ayat (2) juga mengatur apabila partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon, tim kampanye, dan/ atau pihak lain yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) dikenai sanksi.

Sanksi pertama berupa peringatan tertulis oleh Bawaslu Provinsi atau Bawaslu Kabupaten/Kota pada saat terjadinya pelanggaran.

“Kedua, penghentian dan pembubaran kegiatan kampanye di tempat terjadinya pelanggaran oleh Bawaslu Provinsi atau Bawaslu Kabupaten/Kota apabila tidak melaksanakan peringatan tertulis sebagaimana dimaksud dalam huruf a dalam waktu 1 (satu) jam sejak diterbitkan peringatan tertulis,”bunyi sanksi dari pelarangan kegiatan konser musik tersebut. (*)

Related Articles

Back to top button