fbpx
Gaya Hidup

Kak Seto: Orang Tua Harus Tumbuhkan Rasa Nyaman Saat Anak Belajar di Rumah

SEMARANG, energibangsa.id – Selama masa pandemi, berbagai aktivitas diharuskan dilakukan dari rumah seiring dengan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Berdiam diri di rumah dalam jangka waktu yang lama, tak ayal membuat rasa jenuh mulai muncul, terutama bagi anak-anak yang biasanya kerap melakukan berbagai aktivitas di luar rumah.

Dr. Seto Mulyadi yang kerap disapa Kak Seto, yang merupakan seorang Praktisi Keluarga dan Anak memberikan sederet tips yang dapat digunakan oleh keluarga terutama anak-anak agar meskipun berada di rumah tetap bisa melakukan aktivitas dengan rasa bahagia.

Salah satu cara yang paling mudah untuk dilakukan adalah dengan menumbuhkan suasana rumah yang menyenangkan dan nyaman.

“Para orang tua diharuskan berubah menjadi lebih tenang, sabar, gembira, dan penuh rasa syukur. Dengan begitu kita bisa memposisikan diri menjadi seorang sahabat anak-anak,” ungkapnya.

Dalam talkshow ‘Mengajak Anak-Anak Bergembira di Masa Pandemi’ yang dilaksanakan di Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19 (Satgas COVID-19) Graha BNPB Jakarta, Kak Seto juga menuturkan jika orang tua lebih baik dapat melakukan adaptasi.

Para orang tua harus bisa menyadari daya adaptasi seseorang dan kemampuan menyesuaikan dirinya. Hal ini menjadi penting ketika menghadapi anak yang biasanya bertemu dengan teman di sekolah.

Orang tua juga memiliki kewajiban untuk mengedepankan melakukan diskusi bersama dengan anak, bukan sebuah instruksi layaknya komandan kepada prajurit. Sehingga dengan adanya kebiasaan berdiskusi bersama akan menimbulkan rasa nyaman di benak sang anak ketika berada di rumah.

“Selanjutnya, orang tua tidak memaksakan kehendaknya kepada sang anak untuk mengikuti semua materi pelajaran daring yang diberikan oleh pihak sekolah. Kurikulum sekolah yang dipakai hingga saat ini masih berpedoman pada situasi normal dimana dalam pelaksanaannya menimbulkan masalah,” lanjutnya.

Apresiasi terhadap bakat dan potensi yang dimiliki anak juga perlu dilakukan oleh orang tua. Apresiasi yang diberikan turut menimbulkan rasa percaya diri anak terhadap kemampuan yang ia miliki, bukan hanya dalam fokus pada pelajaran akademik saja.

“Orang tua dapat memberikan apresiasi terhadap potensi yang berbeda dari anak. Sehingga anak akan tumbuh dengan perasaan bangga terhadap dirinya sendiri karena mendapat dukungan dari orang tua,” tambahnya.

Untuk catatan tambahan, kondisi psikologi anak memiliki pengaruh penting terhadap imunitas tubuh. Dengan selalu mengajarkan dan membiasakan berpikir positif dan mengurangi tingkat stress pada anak, maka bisa menghindarkan anak dari terpapar Covid-19.

Karena hal tersebut, Satgas Covid-19 selalu mengingatkan untuk terus melakukan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) guna memutus rantai Covid-19. Semakin cepat Covid-19 hilang, maka semakin cepat pula aktivitas dapat dilakukan seperti sebelum pandemi.

[Tata/EB].

Related Articles

Back to top button