fbpx
Ekonomi & Bisnis

Kabar Baik, Nich! Pabrik Lampu Asal Amerika Bakal Beroperasi di Semarang

SEMARANG, energibangsa.id—PT CDS Asia Electronics, produsen lampu tenaga surya asal Amerika Serikat, bakal resmi beroperasi di Semarang.

Pasalnya, pada Kamis (18/3/2021), perusahaan tersebut telah mengantongi izin fasilitas Kawasan Berikat yang dikeluarkan Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng – DIY.

Direktur PT CDS Asia Electronics Danny Sooferian, seperti ditulis Bisnis, Minggu (21/3/2021), mengungkapkan bahwa Jawa Tengah dipilih menjadi lokasi pabrik baru karena berbagai pertimbangan, utamanya pertimbangan ekonomis.

“The cost of containers, being ship from China to Philippines were very low. However, the problem was that the exportation cost, the importation cost, was very high (Biaya kontainer, pengiriman dari China ke Filipina sangat rendah. Meskipun demikian, masalahnya biaya ekspor dan impor sangat tinggi),” jelas Danny.

Kemudahan investasi

Ia mengapresiasi berbagai kemudahan yang ditawarkan pemerintah.

Mulai dari pendaftaran izin yang bisa dilakukan secara online, hingga proses pengajuan izin yang bebas biaya.

Office Manager PT CDS Asia Electronics Arif Ferdian mengungkapkan bahwa pengajuan izin Kawasan Berikat tersebut dilakukan untuk menekan biaya dan waktu pemeriksaan impor bahan baku.

“Proses impor bahan baku tidak dilakukan pemeriksaan fisik barang di Pelabuhan. Jadi bisa langsung ke pabrik untuk proses produksi. Cash Flow juga terbantu karena tidak membayar Bea Masuk dan pajak dalam rangka impor jika hasil produksinya diekspor,” jelasnya.

Investasi US$14 juta

Arif juga melaporkan bahwa perusahaannya telah menginvestasikan sebanyak US$14 juta untuk mengajukan permohonan fasilitas Kawasan Berikat.

Kepala Seksi Perizinan I, Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng – DIY Cahya Nugraha menjelaskan bahwa dengan berbagai efisiensi yang diterima pengelola Kawasan Berikat, nantinya perusahaan akan mampu menghasilkan produk yang memiliki daya saing tinggi.

Selain itu, kinerja sektor industri juga bisa meningkat yang diharapkan bakal mendorong penyerapan tenaga kerja di daerah. (*)

Related Articles

Back to top button