fbpx
Nasional

Kabar Baik! Komandan Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua Menyerahkan Diri

PAPUA, energibangsa.id—Kapolda Papua Irjen Pol Matheus Fakhiri menyambut baik kembalinya mantan pemimpin kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen, Noak Orarei ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Dilansir dari Kompas, (18/3/2021), Fakhiri mengapresiasi kinerja personel polisi di Polres Kepulauan Yapen.

“Saya selaku Kapolda Papua mengapresiasi kinerja Kapolres Kepulauan Yapen beserta jajarannya yang berhasil membina masyarakat sehingga menyatakan diri kembali ke NKRI, ” kata Irjen Pol Fakhiri di Jayapura seperti dikutip dari Antara, Kamis, (18/3/2021).

Serahkan senjata dan bendera bintang kejora

Saat menyerahkan diri dan berikrar kembali ke NKRI di Polres Yapen, Noak membawa dua pucuk senjata rakitan, beberapa amunisi, dan bendera bintang kejora.

Barang-barang itu diserahkan langsung kepada Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi.

Fakhiri berharap, makin banyak anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menyerahkan diri dan menyatakan setia kepada NKRI.

“Mudah-mudahan makin banyak warga yang sebelumnya berseberangan dengan NKRI kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi,” kata dia.

Sehingga, masyarakat dan pemerintah daerah bisa sama-sama membangun wilayah tersebut.

“Sehingga bersama masyarakat beserta pemda dapat bersama-sama membangun dan menjaga kamtibmas,” harap Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri.

Secara terpisah, Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi mengatakan, Noak Orarei bergabung dengan KKB pimpinan Rudi Orarei yang merupakan kakak kandungnya.

Noak Orarei menggantikan posisi kakaknya sejak 2014. Ia kerap kali mengganggu keamanan masyarakat.

Untuk menghindar dari aparat keamanan, Noak kerap berpindah-pindah tempat. Selain itu juga mendirikan pos di Kosiwo.

Nyatakan ikrar setia pada NKRI

Sebelumnya, Noak Orarei ditemani ibu, istri, dan keluarganya yang lain, menyerahkan diri dan menyatakan ikrar setia kepada Republik Indonesia di Polres Kepulauan Yapen.

“Saya NKRI, saya Indonesia,” kata Noak usai mencium bendera merah putih di Polres Kepulauan Yapen, Rabu (17/3/2021) lalu.

Noak juga berjanji kembali sebagai warga negara Indonesia yang setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. (dd)


Related Articles

Back to top button