Kabar IndonesiaNasional

Kabar Baik Dari Satgas COVID-19, Simak Pernyataannya!

Energibangsa.id (SEMARANG)—Kabar baik disampaikan Juru bicara satuan tugas (satgas) penanganan Coronavirus Disease 19 (COVID-19) Indonesia, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan di channel Youtube Sekretariat Presiden, Jakarta, pada Kamis (20/8) sore kemarin.

Wiku menuturkan bahwa rata-rata kesembuhan dari infeksi virus yang diperkirakan berasal dari kota Wuhan China ini di Indonesia telah melampaui rata-rata angka kesembuhan dunia. Secara nasional, persentase angka kesembuhan berada di kisaran 68,3 persen hal ini sedikit cukup besar bila dibandingkan dengan persentase tingkat dunia yang berada di angka 67,76 persen.

“Kasus sembuh di dunia adalah 67, 76 persen, di Indonesia 68, 3 persen. Jadi kita sudah melampaui kesembuhan rata-rata di dunia.” jelasnya.

Adapun jumlah kumulatif pasien sembuh COVID-19 di Indonesia hingga kini, per 20 agustus, sudah menembus 100.674 orang, dimana  pada hari kamis (20/8) jumlah pasien sembuh bertambah sekitar 2.017 orang.

Mereka dinyatakan negatif virus yang menginfeksi saluran pernapasan ini setelah menjalani dua kali pemerikasaan melalui metode Polymerase Chain Reaction atau biasa dikenal sebagai Uji PCR.

jVirus Corona

Dalam konferensinya tersebut Wiku juga membagikan berita gembira lainnya kepada masyarakat Indonesia bahwasanya persentase jumlah kasus aktif di Indonesia sebesar 27,2 persen. Angka ini menunjukkan kerendahan atau di bawah rata-rata dari kasus aktif di dunia.

“Jadi kalau kita lihat, di dunia, kasus aktif saat ini adalag 28,7 persen. Berarti  Indonesia kasus aktif lebih rendah dibandingkan persentase jumlah kasus di dunia,” ungkap dia.

Namun pria yang diangkat menjadi Jubir Satgas Penanganan COVID 19 di Indonesia menggantikan Achmad Yurianto ini mengakui bahwa selain kabar baik tersebut terdapat beberapa hal yang menjadi sorotan. Salah satunya adalah rata-rata jumlah kematian akibat virus corona di Indonesia.

Menurutnya, rata-rata angka kematian virus corona di Indonesia masih terbilang tinggi dari rata-rata dunia. Indonesia mencatat persentase korban meninggal sebesar 4,35 persen. Sedangkan rata-rata kematian di dunia hanya 3,50 persen.

“Kasus meninggal di dunia adalah 3,50 persen dan sementara di Indonesia masih 4,35 persen,” Papar Wiku. “Persentase tersebut masih sedikit diatas rata-rata angka kematian di dunia.”

Hal ini pun mengingatkan bahwa pekerjaan rumah yang kita miliki terkait virus corona terbilang masih cukup banyak. Meski begitu,kita tidak boleh pesimis begitu saja. Keberhasilan menyelesaikan pekerjaan rumah itu merupakan hasil sinergitas antara stakeholders dan masyarakat.

Penerapan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga jarak fisik, kurangi berada di kerumunan bila tidak ada keperluan penting, selalu mencuci tangan, istirahat cukup dan rutin berolahraga menjadi cara penyegahan agar dapat mengendalikan angka penyebaran dan menekan angka kematian karena virus corona

Kasus positif COVID-19 di Indonesia sendiri sampai saat ini, Kamis (20/8) secara kumulatif mencapai 147.211 orang. Dari jumlah tersebut, 100.674 orang dinyatakan sembuh dan 6.418 orang meninggal dunia. Sementara sekitar 40.146 orang masih dalam perawatan atau penanganan rumah sakit.

Dalam waktu 24 jam, pasien yang terjakit virus corona atau positif bertambah 2.266 orang sedikit meningkat daripada hari sebelumnya, Rabu (19/08). Sementara itu pasien sembuh turut bertambah cukup signifikan sebesar 2.017 orang dan pasien meninggal pun bertambah 72 orang. Data ini dihimpun tim energibangsa.id berdasarkan data yang tertera dalam website covid19.go.id.

Related Articles

Back to top button