belut listrik
ilustrasi belut listrik (doc tribunnews.com)
ScienceTech

Jika Belut Listrik Disetrum, akan Mati atau Semakin Kuat?

0

ENERGIBANGSA.ID – Ada sebuah pertanyaan yang muncul di timeline kami dari Fanspage Facebook resmi dari Indonesian Hoaxes, mengenai sebuah hewan yang memiliki energi istimewa; belut listrik, yang begini isinya.

“belut listrik kalau disetrum, mati atau makin kuat ya?” #SeriusTanya

Akun halaman Indonesia Hoaxes dikenal sebagai forum komunitas yang giat melawan berita hoax yang banyak beredar di dunia maya, apalagi pas pemilu kemarin.

Sebenarnya tim energibangsa.id juga sempat heran, ngapain Indonesia Hoaxes nanya hal begituan? atau mungkin admin-nya lagi gabut kali ya? hya hya hya…

Namun pertanyaan belut listrik itu memang cukup menarik untuk dibahas. Nah, Untuk menjawab rasa penasaran itu tim Energi Bangsa akan mencoba menjawabnya.

Listrik yang dihasilkan oleh belut listrik sama halnya dengan prinsip baterai, dimana ekornya mempunyai kutub positif dan ujung kepalanya berkutub negatif, dan dalam sel-selnya membentuk piringan yang menghasikan elektrosit berupa lendir.

Piringan tersebut tersusun sejajar dan menghadap ke satu arah, biasanya mencapai 150 – 200 piringan dalam satu susunan. Jadi bisa dibayangkan jika semakin besar ukuran belut tersebut maka susunan piringan akan semakin banyak dan listrik yang dihasilkan semakin besar.

Belut hanya akan mengeluarkan daya listrik jika menerima pesan dari otot syaraf yang langsung mengaktifkan cairan elektrositnya. Ketika semua voltase pada setiap piringan menyatu maka torpedo mampu menghasilkan 220 volt dan belut listrik mencapai 650 volt.

Bentuk belut listrik lebih didominasi pada ekor, ekor lebih panjang dari tubuh belut sendiri. Pada ekor inilah sebenarnya menyimpan energi listrik potensial dari lempengen-lempengan horisontal da vertikal mencapai 5.000 buah.

Meskipun pada satu lempengan hanya menghasilkan listrik berdaya kecil namun jika disatukan akan menimbulkan daya listrik besar yang mampu menghidupkan sebuah kapal besar.

Lalu jika menganalogikan ini sebagai Baterai, belut listrik akan bertahan dengan daya sengatan jika kuat arus listrik tidak lebih besar dari daya yg bisa dihasilkan oleh si belut, lalu jika kuat arus menyengatnya lebih besar maka besar kemungkinan akan mati.

Sebagaimana halnya kamu nge-charge HP langsung dari sumber listrik bukan dari USB charge Hp yang memiliki voltase yang disesuaikan dengan penyerapan baterai.

Jadi belut listrik makin kuat ketika disetrum jawabannya saya rasa tidak. Kalau mati sangat bisa terjadi bila kuat arus lebih besar dari voltase yang dihasilkan.

Itulah Cocoklogi Sains yang tim Energi bangsa kumpulkan dan semoga saja bisa menjawab rasa penasaran admin Indonesian Hoaxes, jangan gabut lagi ya min.

Hoax di Indonesia masih banyak banget, butuh energi prima untuk melawannya agar energi bangsa Indonesia tetap berjalan di jalan yang positif tanpa reduksi hoaks dan caci maki.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Mengenal Muhammad Alim Abbid Falahyana, Presiden Dewan Energi Mahasiswa Undip

Previous article

Belajar dari Angely Emitasari, Biduan Dangdut yang Terpilih Jadi Kepala Desa

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Science