fbpx
Kabar Daerah

Jepara Alokasikan Pagu Perencanaan “Bottom Up”, Buat Akomodasi Aspirasi Rakyat, Nih!

JEPARA, energibangsa.id – Pemerintah Kabupaten Jepara menginisiasi Perencanaan pembangunan 2022 melalui penerapan pagu indikatif pendekatan dari bawah ke atas.

Hal ini disampaikan Bupati Jepara Dian Kristiandi pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tingkat kecamatan.

Diikuti oleh Kecamatan Kedung, Pecangaan, Tahunan, dan Batealit dari ruang kerja bupati, Selasa (9/2/2021) untuk mengakomodasi usulan masyarakat.

Menurut Andi, harapannya nanti benar-benar bisa diwujudkan aspirasi masyarakat, kelompok masyarakat, hingga para tokoh-tokoh.

Anggaran hingga Rp40 miliar

Pagu indikatif perencanaan ini disediakan anggaran hingga Rp40 miliar. Pembagiannya dilakukan secara proporsional kepada kecamatan berdasarkan jumlah desa.

“Artinya, di dalam ini akan dibagi kepada masing-masing desa, lebih memprioritaskan yang mana di lokasi tersebut, mungkin atau bahkan memang tidak bisa dibiayai oleh APBDes-nya,” tutur bupati.

Andi merinci kisaran pagu yang akan diberikan khusus empat kecamatan di atas.

Kedung Rp3,6 miliar, Tahunan Rp3 miliar, Pecangaan Rp2,4 miliar,dan Batealit Rp2,2 miliar.

Bupati Jepara ingin program ini diimplementasikan dengan cara mengamankan alokasi pada prioritasnya. Kemudian melakukan realokasi dari program kegiatan yang telah cukup.

Semisal satu kegiatan tahun ini dilakukan pembangunan di situ, maka tahun berikutnya juga sama.

Pemkab Jepara harus melihat betul mana harus menjadi prioritas untuk dilakukan pembangunannya.

Pihaknya berharap, masing-masing kecamatan mampu melakukan diskusi secara teknis dengan pemangku kepentingan yang ada di desa.

Selain pendekatan bawah ke atas, RKPD Kabupaten Jepara 2022 juga disusun melalui pendekatan dari atas ke bawah.

Seperti partisipatif, politik, teknokratik hingga berorientasi secara tematik, holistik, integratif, dan spasial. (Nicola/EB)

Related Articles

Back to top button