Ekonomi & BisnisKabar IndonesiaNasional

Jepang dan China Masuk Kawasan Industri Karawang

ENERGIBANGSA.ID – Sebanyak enam perusahaan yang berasal dari tiga negara yaitu Jepang, Indonesia, hingga China, dan tiga tenant resmi membangun fasilitas industri dan  pabrik di Kawasan Industri Krawang atau Krawang New Industry City (KNIC), Jawa Barat.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto turut ikut meresmikan pembangunan atau groundbreaking tersebut.

Nilai investasi yang digelontorkan oleh perusahan-perusahaan tersebut diperkirakan mencapai US$ 100 Juta atau setara Rp 1,4 triliun (kurs Rp. 14.000/dollar).

“Enam perusahaan yang investasi juga akumulasinya sekitar US$ 100 juta,” ucap Airlangga dalam sambutannya sebagaimana dikutip tim energibangsa.id dari detik.com.

Pada tahap awal, enam perusahaan yang membangun di Kawasan industry tersebut meliputi PT Wonderful Food Internasional (China), PT Binamitra Kwartasedaya (Indonesia), PT Ikimura Indotools Center (Jepang), PT Wook Global Technology (China), PT Brightgene Biomedical Indonesia (Taiwan dan Indonesia) dan terakhir PT Ruiyuan (China).

Keenam perusahan tersebut bergerak di berbagai macam sektor yang berbeda, diantaranya adalah mulai dari pembuatan permen, komponen otomotif, e-commerce, Bio- medis, rekayasa konstruksi hingga pengembang real estate.

Zhao Hongiing dari CFLD Internasional mengatakan, dengan komitmen investasi sekitar US$ 100 yang sudah ditanamkan , KNIC memproyeksikan membuka 4.000 lapangan kerja baru.

GroundBreaking Perusahaan China dan Jepang di KNIC. (dok. detik.com)

“KNIC juga berkomitmen dengan pemerintah lokal untuk turut serta dalam mendukung pertumbuhan sosial ekonomi yaitu dengan kontribusi pajak daerah sebesar US$ 12 juta setiap tahunnya jika proyek tersebut rampung,” lanjut dia.

Berdasarkan informasi yang dimiliki tim energibangsa.id, CFLD Internasional adalah perusahaan property asal  negeri Tirai Bambu, China yang juga menjadi pengelola KNIC.

KNIC memengang izin usaha Kawasan industry seluas 204,8 hektare (ha), yang dilengkapi oleh beberapa fasilitas seperti kantor pengelola serta saran dan prasarana meliputi jalan, jaringan listrik dan sarana pendukung lainnya.

Selain itu, sebagai pengelola KNIC, CFLD Internasional juga menyediakan ruang inovatif untuk usaha kecil menengah atau UKM.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemendag), sekarang ini sudah ada 90 kawasan industri yang beroperasi di Indonesia dan mayoritas berada di Jawa Barat.

Jawa Barat sendiri merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang mempunyai jumlah Kawasan industry terbanyak, yaitu lebih dari 25 kawasan industri.

Diharapkan dengan bertambahnya beberapa perusahaan yang masuk kedalam KNIC dapat mendorong terciptanya lapangan pekerjaan.

Related Articles

Back to top button