fbpx
Daerah

Jateng Terdampak PSBB DKI? Begini Kata Ganjar

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) — Beberapa waktu lalu, DKI Jakarta memutuskan untuk kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Terkait hal tersebut, tampaknya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) belum akan berencana mengambil keputusan serupa.

Hal tersebut dikatakan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada wartawan, Kamis (10/9).

“Belum, kami belum berencana mengambil keputusan itu (PSBB),” kata Ganjar.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah penegakan hukum dan sosialisasi kepada masyarakat agar tertib menaati protokol kesehatan terutama di zona merah COVID-19 seperti di Kota Semarang.

“Saat ini kami fokus pada upaya penegakan hukum dan memberikan edukasi bagi masyarakat supaya semakin disiplin dalam menaati protokol kesehatan,” ujar Ganjar.

“Sampai saat ini, kami belum akan mengambil langkah ekstrem. Tapi kalau kasusnya meningkat terus masyarakat tidak disiplin maka bisa saja kami mengambil tindakan yang lebih dari itu,” lanjut Ganjar.

Sebab itu, Ganjar menegaskan kepada pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah untuk lebih gencar lagi melakukan tes massal COVID-19. Sebab,lewat masif itu, maka jumlah kasus positif akan semakin terdata.

“Justru, dengan semakin banyak kasus positif yang diketahui, maka akan mudah dilakukan penanganan. Sehingga, kasus covid-19 di Jawa Tengah akan turun karena kasusnya cepat kami tangani,” terangnya.

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 per 10 September 2020, jumlah pasien positif corona di Jateng bertambah 375 orang. Secara kumulatif, total ada 16.508 orang. (buddy/EB/kumparan).

Related Articles

Back to top button