fbpx
Kabar Daerah

Jateng Lepas Zona Merah Covid-19, Selamat!

SEMARANG, energibangsa.id – Kasus penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah kini terus menurun. Bahkan dari 35 kabupaten/ kota di Jawa Tengah, sudah tidak ada lagi  zona merah dan turun menjadi zona orange.

Hal ini tidak lepas dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menangani Covid-19.

Mulai dari Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, percepatan vaksinasi, hingga Gerakan “Jateng di Rumah Saja” selama dua hari.

Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, zonasi empat minggu terakhir yakni 18-24 Januari yang masuk zona merah di antaranya Grobogan, Klaten, Kota Semarang, dan Kendal.

Sedangkan 25-31 Januari zona merah meliputi Kendal, Karanganyar, Cilacap, Blora dan Kebumen.

Hingga 1-7 Februari 2021, angka pasien Covid-19 terus menerus sehingga Jawa Tengah tidak ada zona merah.

Januari-Februari penurunan pesat angka Covid-19

Pada Januari, Jawa Tengah mengalami penurunan menjadi 28.189 kasus dari Desember yang mencapai 30.948 kasus.

Turun 4.721 kasus

Sedangkan hingga 14 Februari 2021 kemarin, angka Covid-19 juga turun di angka 4.721 kasus. Padahal di minggu sebelumnya (minggu ke-56) mencapai 5.530 kasus.

Untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua, Ganjar juga menyampaikan, Jawa Tengah tertinggi di Indonesia.

Meski begitu, vaksinasi tahap pertama juga perlu diupayakan karena ada sebagian daerah yang belum selesai.

Ke depan, pihaknya telah menyiapkan skenario vaksinasi yang diambil dari keputusan rapat bersama pihak-pihak terkait.

Seperti dengan empat metode, titik pelaksanaan, cold chain, dan segala peralatan yang diperlukan. Terlebih nantinya vaksin ada beberapa jenis yang membutuhkan (pengaturan) suhu.

“Jateng Di Rumah Saja” cukup efektif

Terkait gerakan “Jateng Di Rumah Saja”, Ganjar menyebut, gerakan tersebut cukup efektif menurunkan angka kasus Covid-19 hingga 40-50 persen.

Saat ini pihaknya menyiapkan skenario vaksinasi dan PPKM untuk menjaga tren positif.

“Dua hari di rumah saja turunnya luar biasa 40-50 persen lebih. Lihat grafiknya ada penurunan, tren mingguan juga turun”, tegas Ganjar.

“Bahkan beberapa rumah sakit menutup isolasi. Ini menunjukkan optimisme kita,” tandasnya. (Nicola/EB)

Related Articles

Back to top button