Kabar IndonesiaNasional

Jaga Situasi Tetap Kondusif, Panglima TNI dan Kapolri Berkantor Sementara di Papua

ENERGIBANGSA.ID – Adanya unjuk rasa anarkis yang terjadi beberapa waktu lalu, membuat para TNI dan Polri berkunjung ke Papua untuk berdialog dengan beberapa tokoh masyarakat setempat.

Pada unjuk rasa tersebut, Kapolri Tito Karnavian dan Panglima Jenderal Hadi Tjahjanto mengambil langkah cepat dengan mengirimkan 8000 personel untuk dikirimkan ke Papua.

[Baca juga: Emmanuel Kogoya: Akar Masalah Papua Sebenarnya Bukan Rasisme!]

Bahkan Panglima TNI dan Kapolri sudah memutuskan untuk berkantor di tanah Papua dalam beberapa hari ke depan untuk menjaga situasi dan keaman yang sudah mulai membaik.

“Saya dengan Panglima sepakat membantu menyelesaikan permasalahan keamanan yang ada di papua,” ujar Tito Karnavian.

[Baca juga: Ricuh Mahasiswa Papua di Manokwari, Fadli Zon: Indonesia Negara Toleran!]

Diungkapkan oleh Kapolri, pasca terjadinya unjuk rasa anarkis, Indonesia sempat kehilangan kepercayaan publik. Tak hanya itu, Kapolri juga menambahkan bahwa insiden tersebut mengakibatkan efekifitas keamanan berkurang.

Informasi yang dikumpulkan oleh Tim Energi Bangsa menyebut bahwa Kapolri meminta semua masyarakat harus kembali percaya jika situasi sudah dijamin aman oleh aparat yang berwenang.

[Baca juga: Jaga Keutuhan NKRI, GP Ansor Jawa Tengah Pastikan Mahasiswa Papua Aman]

“Masyarakat harus merasa aman. Lalu pemerintah akan hadir mendekati masyarakat dan kemudian melakukan dialog-dialog yang menyejukkan” ujar Tito Karnavian.

Dengan adanya Panglima TNI dan Kapolri yang berkantor di Papua dan sudah memastikan bahwa situasi sudah dijamin aman, masyarakat yang ada di Papua tidak perlu lagi khawatir sebab keadaan sudah kondusif.

  • Artikel ditulis oleh Anggi Novitasari, Mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro

Related Articles

Back to top button