fbpx
Komunitas

Jadi Presidium KPPI, Begini Usulan Hindun untuk Meningkatkan Keterwakilan Perempuan di Parlemen 2024

JAKARTA, energibangsa.id – Usai resmi didaulat menjadi ketua Presidium KPPI (Kaukus Perempuan Politik Indonesia) periode 2021-2026 bersama empat politisi perempuan lainnya.

Hindun Anisah meminta Pemerintah tetap berkomitmen dalam mendorong upaya peningkatan keterwakilan perempuan di dalam pemilu tahun 2024.

Hal itu mengingat bahwa faktanya, sejak pemilihan umum (pemilu) 2004 lalu, jumlah keterwakilan perempuan di parlemen terutama DPR RI masih belum mencapai 30%.

Padahal, Undang-Undang No. 10/2008 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) dan dan UU No. 2/2011 tentang Perubahan UU No. 2/2008 tentang Partai Politik telah mengamanatkan untuk memastikan setidaknya 30% perempuan dicalonkan dalam daftar anggota parlemen.

“Untuk mewujudkan ketertinggalan dan pencapaian target tersebut, KPPI akan giat merefleksikan agenda pembangunan global yang menekankan pentingnya kesetaraan gender,” ujar Hindun saat sambutan Presidium KPPI pada, Senin (13/12) di Hotel Grand Sahid Jaya Jalan Jendral Sudirman Jakarta.

“Salah satunya dengan memberi kesempatan yang sama untuk kepemimpinan perempuan di setiap tingkat pengambilan keputusan, khususnya di bidang politik pada tingkat daerah maupun nasional,” lanjutnya.

Nomor Urut Satu

Sebagai Wakil Sekjen DPP PKB, Hindun juga menekankan pentingnya peranan partai politik (parpol) di dalam upaya peningkatan keterwakilan perempuan di Parlemen 2024.

Menurut cucu Mbah Hamid Pasuruan itu, kebijkan parpol sangat berpengaruh dalam memberi ruang bagi penguatan kebijakan dan strategi afirmasi dengan menempatkan perempuan pada posisi tertinggi di masing-masing partai.

Dalam mendukung keterwakilan itu, Hindun mengusulkan secara tegas komitmen parpol khususnya pada daerah pemilihan (dapil) agar menempatkan calon legislatif perempuan di nomor urut 1 (satu).

“dukungan dan komitmen parpol terkait keterwakilan perempuan di parlemen ini salah satunya seperti menempatkan perempuan di nomor urut satu,” ujarnya.

Sinergi dengan Organisasi Kepemudaan

Jadi Presidium KPPI, Begini Usulan Hindun untuk Meningkatkan Keterwakilan Perempuan di Parlemen 2024

Hindun juga menegaskan bahwa KPPI nanti juga harus bersinergi dengan banyak organisasi perempuan dan kepemudaan untuk mendidik dan melahirkan generasi-generasi perempuan yang andal dan pantas duduk di parlemen.

“Kita berharap perempuan-perempuan yang duduk di DPR nantinya adalah (perempuan) yang memang punya catatan rekor panjang menjadi aktivis perempuan. Bukan sekadar aktivis perempuan tetapi juga harus berkualitas, punya pengalaman, bisa bertarung dan tentu saha paham isu perempuan,” kata Hindun Anisah.

“maka aktivis-aktivis dan organisasi perempuan harus mempersiapkan sumber daya perempuan yang berani dan kompeten untuk maju di parlemen nantinya,” pungkasnya. (*)

Related Articles

Back to top button