Kabar IndonesiaNasional

Istigatsah Pelajar, Doa Lulus Ujian dan Bebaskan Indonesia dari Wabah Virus Corona

Energibangsa.id , Semarang – Penguatan karakter religius, nasionalisme, merupakan hal yang utama dalam upaya menjaga bangsa dan negara dari berbagai bahaya yang mengancam negara, termasuk wabah virus corona atau Covid-19.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI H Zainut Tauhid Sa’adi saat mengawali pidato dalam acara dzikir akbar, doa bersama sukses ujian di ruang utama salat Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Jalan Gajah Raya Gayamsari Semarang, Jumat (13/3/2020) sore dengan pantun.

“Jalan-jalan ke kota Banjar, jalan basah turun hujan. Tugas kita hanya belajar, supaya lulus dalam ujian. Gerimis turun datang hujan, angin kencang angin taufan. Rela lelah dalam ujian, demi menata masa depan,” demikian penggalan pantun yang diucapkan Zainut disambut gemuruh ribuan siswa. 

Usai mengucapkan pantun. Pria kelahiran Jepara, 20 Juli 1963 itu menyampaikan bait nadzam kitab klasik panduan mencari ilmu yang dikenal dengan kitab Alala, yaitu enam kunci sukses dalam menuntut ilmu. Disebutkanya yaitu; dzaka’un (Memiliki kecerdasan), hirsun (Ketekunan), istibarun (Kesabaran), bulgatun (Bermodal), irsyadu ustadzin (Petunjuk guru) dan terakhir, thulu zamanin (Waktu yang tidak sebentar).

“Jika anda semua memiliki dan dapat melakukan enam hal tersebut. Maka kelak kalian akan menjadi orang yang sukses,” kata Zainut saat memberikan motivasi kepada ribuan siswa.

Ketua Umum PP IPNU Periode 1988-1996 itu menjelaskan syarat nomor satu adalah dzaka’un (Mempunyai kecerdasan), cerdas yang dimaksud tidak sekedar cedas secara IQ saja, namun cerdas dalam dalam berbagai aspek atau cerdas dalam arti luas. Dia pun merinci bahwa kecerdasan di sini harus mencakup tiga hal, yakni cerdas akal, emosi serta dalam beragama (spiritual).

“Ini menjadi syarat pertama. Emosi bagus, tetapi spiritual lemah, maka yang akan terjadi ialah ketimpangan. Maka ketiganya harus berjalan beriringan,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua MUI Pusat ini juga mendoakan agar para siswa bisa lulus dan kelak menjadi orang hebat dan sukses, “Saya doakan, yang ikut doa bersama di MAJT Ini, kelak ada yang menjadi Bupati/Wali Kota, ada yang jadi Gubernur, jadi Menteri, ada Presiden. Jadi Wamen jangan,” kelakarnya. (*)

Related Articles

Back to top button