Nasional

IPDN Umumkan Calon Praja yang Diterima, Jumlahnya Fantastis

ENERGIBANGSA.ID (Semarang) – Selasa kemarin (29/9) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengumumkan calon prajanya. Sebanyak 1.099 masuk perguruan tinggi kedinasan tahun 2020.

Sebelumnya para calon praja IPDN ini telah mengikuti berbagai rangkaian seleksi yang ketat namun transparan, mulai dari seleksi administrasi, kesehatan, dan kejiwaan.

Rektor IPDN Dr hadi Prabowo mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil lolos dari seluruh tahap tes. Tahun ini, IPDN tercatat sebagai perguruan tinggi kedinasan dengan jumlah pendaftar terbanyak mencapai 59.392 orang.

Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN tahap akhir terlaksana pada 21-25 September 2020 lalu. Rangkaian seleksi ini melibatkan beberapa pihak, diantaranya Pusdokkes, Biro SDM Mabes Polri, dan Biddokkes Polda di masing-masing provinsi.

Dikutip dari ANTARA, Hadi Prabowo dalam keterangannya di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat menjelaskan bahwa dari lebih dari 50.000 pendaftar diputuskan hanya 1.099 orang yang dinyatakan lulus tes penentuan akhir berdasar hasil rapat pleno yang digelar Senin (28/9) di Kampus IPDN Jakarta.

Pernyataan kelulusan tersebut disaksikan pejabat dari Litbang KPK, Ombudsman, Kemenpan-RB, BKN, pejabat Kemendagri dan unsur pejabat IPDN.

“Keseluruhan tes SPCP ini dilaksanakan secara transparan, sehingga masyarakat bisa memantau seluruh proses ini,” kata Hadi Prabowo.

Hadi Prabowo juga menjelaskan, bahwa seluruh rangkaian seleksi penerimaan calon praja itu sudah berjalan baik dan terbuka mulai dari pendaftaran, persyaratan administrasi, tes kesehatan, psikologi, integritas dan kejujuran sampai penentuan akhir kelulusan.

Dari 1.099 orang yang lolos tersebut, terdiri dari 1.007 orang tersebar di 32 provinsi, kemudian 62 orang dari Provinsi Papua, dan 30 orang dari Provinsi Papua Barat.

Tahapan selanjutnya yang harus dilakukan para calon praja IPDN ini adalah registrasi calon praja yang dijadwalkan pada 5-7 Oktober 2020 di Kampus IPDN Jatinangor.

“Mereka telah berjuang dengan sangat keras melalui seluruh rangkaian tes, semoga perjuangan dan semangatnya terus mereka bawa sampai selesai menempuh pendidikan di IPDN,” papar Hadi.

IPDN tak lupa memberlakukan aturan kepada peserta yang lulus untuk membawa kartu identitas diri, hasil tes usap COVID-19 yang masih berlaku dan membawa dokumen asli sesuai format yang sudah ditentukan. Hal tersebut guna mengantisipasi persebaran Covid-19 di lingkungan mereka.

Selanjutnya para calon praja tersebut akan resmi menjadi praja IPDN Angkatan XXXI setelah nanti dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. (Sasa/EB).

Related Articles

Back to top button