Kabar Indonesia

Inspiratif! Warung Makan Unik, Bisa Bayar dengan Sampah

ENERGIBANGSA.ID – Dibalik kisah sukses seseorang pasti ada sisi positif yang dapat diambil untuk dijadikan pembelajaran dalam menghadapi kehidupan sehari-hari, apalagi jika orang tersebut hanya orang biasa namun dijadikan sebagai panutan oleh masyarakat.

Di Semarang ada sebuah warung makan sekaligus tempat tinggal yang sederhana milik sepasang suami istri, bapak Sarimin dan Suyatmi yang terletak di kawasan tempat pembuangan akhir Jatibarang, Semarang. Bangunannya berukuran kecil hanya beratapkan asbes dan berdinding tripleks yang jauh berbeda dengan bangunan di sekelilingnya.

Sekilas memang tidak ada yang menarik, namun ada yang menjadi keunikan tersendiri dari warung makan ini yakni pada sistem pembayarannya, karena masyarakat dapat membayar dengan menggunakan sampah plastik yang dapat di daur ulang jadi tidak perlu menggunakan uang tunai.

Sarimin dan Suyatmi merasakan bagaimana susahnya menjadi pemulung mencari rongsokan kesana kesini kemudian dijual untuk mendapatkan uang yang digunakan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan anaknya sekolah. Muncul ide yang menjadi berkah bagi sepasang suami istri ini ketika berawal dari pertemuannya dengan pengelola TPA Jatibarang, pak agus untuk membuat sebuah warung makan sederhana.

Menu makanan yang ditawarkan sangat beragam mulai dari lele, mangut dan sebagainya dengan harga yang sangat terjangkau. Sehingga tidak heran banyak masyarakat mulai dari pemulung dan supir truk yang datang, Ditambah masakannya juga enak, cocok dengan selera dan pastinya membuat lidah bergoyang.

Sampah Plastik yang diterima oleh Sarimin akan dihitung dan dipotong sesuai dengan harga makanan yang disantap, setelah itu sisanya akan dikembalikan untuk dijadikan tabungan bagi para pemulung.

Sarimin juga turun langsung dalam memilah milah sampah plastik yang didapatkannya dan dikirimkan kebeberapa kota untuk di daur ulang. Karena dengan mengolah kembali sampah maka mendapatkan beberapa manfaat bagi lingkungan seperti dapat dijadikan pupuk organik, bisa digunakan untuk makanan ternak, dibuat berbagai kerajinan.

Di Indonesia sendiri sudah banyak yang memanfaatkan sampah sebagai bahan dasar untuk membuat kerajinan kreatif yang memiliki nilai ekonomis. Yang paling terpenting adalah untuk mengurangi penimbunan sampah yang sulit terurai dan lingkungan menjadi bersih dan sehat.

Dilansir dari Kompas.com Sarimin dan istrinya Suyatmi dinobatkan sebagai satu dari delapan tokoh Indonesia yang berpengaruh dan sempat di profilkan dalam program Indonesia’s Game Changers dari stasiun televisi CNA.

Semoga kisah dari bapak Sarimin dan Istrinya Suyatmi dapat menginspirasi Sobat Energi untuk selalu bersyukur dan mampu menjadi manfaat bagi orang lain bagaimanapun keadaannya.

Related Articles

Back to top button