fbpx
Energi MudaInspirasi BangsaKarya Bangsa

Gegara Terapi Susu, Pelajar SMP 1 Kudus Ini Raih Medali Emas & Juara Dunia

KUDUS, energibangsa.id – Dua pelajar SMP 1 Kudus, Jawa Tengah, melakukan penelitian tentang pemanfaatan kefir.

Dari penelitian ini keduanya berhasil meraih medali emas di ajang ASEAN Innovative Science and Enterpreneurship Fair (AISEF) 2021.

Menghimpun dari smol.id, Jumat (5/3/2021), penelitian tersebut membahas tentang pemanfaatan kefir dari susu kambing etawa untuk bioterapi pemulihan operasi divertikulitis duodenum.

 “Pelajar yang terlibat dalam perlombaan tersebut, yakni Mirza Tsabita Wafa’ana dan Muhammad Fariz Kautsar siswa kelas IX,” kata Guru Pembimbing SMP 1 Kudus Sri Winarni.

Ajang AISEF pada 18 Februari 2021 tersebut diikuti 505 tim dari 20 negara. Pelaksanaan lomba berlangsung secara virtual melalui aplikasi zoom pada Kamis (18/2) lalu.

Meski virtual, kedua pelajar tersebut tidak boleh didampingi guru maupun orang tua.

Sehingga keduanya benar-benar mempresentasikan penelitiannya itu sendiri, serta menunjukkan bukti hasil penelitiannya berupa video proses pembuatan kefir.

Mirza Tsabita Wafa’ana mengungkap, inovasi pemanfaatan kefir susu kambing etawa untuk bioterapi pemulihan operasi divertikulitis duodenum atau peradangan yang terjadi pada kantung-kantung yang terbentuk di sepanjang saluran percernaan.

Berawal dari Pengobatan yang Tak Kunjung Menyembuhkan

Penelitian ini dilakukan berawal dari keluhan teman ibunya yang mengalami gejala tersebut belum sembuh meski sudah melakukan pengobatan.

Dari situ, akhirnya muncul ide untuk membuat kefir dengan menggunakan bahan-bahan sederhana.

Mulai dari susu kambing etawa, susu sapi dan susu kedelai dengan komposisi tertentu.

Meski terlihat sederhana, nyatanya proses fermentasinya membutuhkan waktu hingga sepekan hingga menjadi kefir yang siap digunakan untuk terapi.

Sebelum mendapatkan medali emas di ajang AISEF, kedua pelajar tersebut juga pernah ikut di ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) yang berlangsung 18-23 Desember 2020 secara virtual.

Hasil dari ajang I2ASPO tersebut, keduanya hanya mampu menyabet medali perak.

Sedangkan di ajang yang sama di tingkat nasional, yakni National Applied Science Project Olympiad 2020 meraih medali perunggu.

(Ara/ EB)

Related Articles

Back to top button