fbpx
Nasional

Inilah 3 Syarat Vaksinasi Menurut Epidemiolog, Indonesia Lolos?

ENERGIBANGSA.ID – Indonesia telah menerima 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 dari China pada pekan lalu. Januari 2021 mendatang, akan ada 1,8 juta dosis vaksin yang akan datang lagi.

Walaupun vaksin sudah datang di Indonesia, namun pemerintah masih belum bisa langsung memberikan vaksin tersebut ke masyarakat. Vaksin ini masih proses perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) lebih dahulu.

Dilansir dari TriunJateng.com, Senin (14/12), ada tiga syarat vaksinasi bisa dilakukan agar efektif dan mencapai kekebalan kelompok. Hal ini dituturkan oleh Epidemologi Griffih University Australias, Dicky Budiman.

Syarat vaksinasi

  1. Vaksin yang aman dan efektif

Vaksin Sinovac yang sudah dipesan sampai saat ini, masih belum diumumkan hasil uji efektivitasnya.  Menurut Dicky, vaksin yang sudah mengumumkan hasil uji tahap 3 dan efektivitasnya baru Pfizer, Moderna dan Oxford. Sehingga pemerintah harus memilih vaksin yang aman dan memiliki efektivitas optimal.

2. Kondisi epidemiologi daerah

Sebelum vaksinasi dimulai, pemerintah harus memperhatikan kondisi epidemiologi Covid-19 di daerah. Saat ini, daerah harus memiliki Rt minimal di bawah 2 karena menunjukkan wilayah tersebut kurvanya sudah landai. Agar vaksin bisa bekerja secara efektif maka  disuatu daerah tersebut sudah mampu mengendalikan kasus Covid-19.

3. Cakupan vaksinasi

Cakupan vaksinasi diharuskan tinggi setidaknya 80 persen dari total populasi. Menurut Dicky, pemerintah Indonesia tidak bisa mencapai angka 80 persen. Program vaksinasi di Indonesia sebgaian masih dilakukan secara mandiri atau berbayar. Jadi tidak semua orang bisa langsung mendapatkan vaksinnya.

Maka dari itu sembari menunggu informasi vaksin, masyarakat diharapkan bisa tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan yang ada. (*)

Related Articles

Back to top button